(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Penasaran Dengan Perayaan Hari Ibu di Negara Lain? Ini ulasannya

Liani
Liani

Penasaran Dengan Perayaan Hari Ibu di Negara Lain? Ini ulasannya
WinNetNews.com - Hari Ibu memang menjadi momentum penting bagi masyarakat di belahan dunia. Namun di setiap negara, perayaan Hari Ibu pun diperingati secara berbeda, mulai dari bulan perayaannya hingga tradisi yang biasanya dilakukan saat Hari Ibu tiba.

Nah di Indonesia sendiri, perayaan Hari Ibu jatuh pada 22 Desember setiap tahun. Biasanya dalam merayakan tradisi tersebut masyarakat Indonesia akan membebaskan para ibu mereka dari pekerjaan rumah tangga, lalu memberi ucapan rasa cinta dengan berbagai hadiah berupa kue, bunga, maupun hadiah lainnya. Namun ada pula penyelenggaraan acara dengan berbagai macam kompetisi seru.

Hari Ibu di Indonesia pertama kali diresmikan oleh Presiden Soekarno yang bersamaan dengan hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama. Dipilihnya 22 Desember sebagai peringatan Hari Ibu bertujuan untuk merayakan semangat perempuan Indonesia serta untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

Penasaran dengan perayaan Hari Ibu di negara lain? Berikut ulasannya:

Jepang

Negara yang dikenal dengan kuliner ramen Sapporo-nya ini memiliki sebutan lain untuk memperingati Hari Ibu, yakni "Hana no hi." Biasanya di Jepang, perayaan Hari Ibu jatuh setiap minggu kedua di bulan Mei. Perayaan tesebut pun sama dengan beberapa negara lain seperti Malaysia, Taiwan, Hongkong, Australia, Kanada, Jerman, Italia dan negara lainnya.

Tak berbeda dengan Indonesia, dalam merayakan Hari Ibu masyarakat di Jepang biasanya memberikan hadiah berupa kartu ucapan, cokelat, bunga dan handicraft.

Timur Tengah

Hari Ibu di negara ini biasanya berlangsung setiap 21 Maret setiap tahun, diikuti pula di negara Arab lainnya. Yang pertama kali mencanangkan Hari Ibu di Timur Tengah adalah seorang jurnalis Mesir bernama Mustafa Amin pada 21 Maret 1956.

Berawal dari cerita seorang single parent yang berhasil membesarkan anaknya hingga menjadi seorang dokter. Nahasnya, setelah sukses sang anak malah meninggalkan ibunya tanpa rasa terima kasih. Dari situlah Mustafa merasa perlu adanya peringatan Hari Ibu di negaranya.

Spanyol

Masyarakat di negara yang dikelilingi dengan arsitektur klasiknya ini biasanya merayakan Hari Ibu pada 8 Desember tiap tahunnya. Dalam memperingati Hari Ibu, masyakat di sini selalu memberikan ucapan dalam sebuah kartu istimewa dan hadiah hasil buatan sendiri. Kreatif bukan?

India

Masyarakat India yang didominasi menganut agama Hindu ini biasanya merayakn Hari Ibu pada bulan Oktober yang bertepatan pula dengan Festival Durga Puja.

Durga sendiri merupakan Dewa yang dipercaya akan melindungi umat Hindu dari kejahatan dan juga dikenal sebagai ibu Jagad Raya. Dalam perayaannya biasanya para ibu di negara ini mendapat undangan khusus untuk menikmati makan bersama.

Yunani

Masyarakat di negara Yunani saat musim semi biasanya merayakan Hari Ibu. Uniknya, masyarakat di negara ini akan memberikan berbagai macam hadiah yang terbuat dari madu seperti bunga, makanan dan minuman. Hadiah tersebut nantinya akan diberikan untuk Rhea atau ibu dari segala Dewa. Persembahan itu akan diberikan ketika fajar mulai terbit.

Peringatan Hari Ibu merupakan salah satu bentuk ucapan terima kasih dari anak untuk seorang ibu yang telah melahirkan, membesarkannya, dan mendidik secara baik. Walaupun peringatan Hari Ibu berbeda-beda tanggal perayaannya di setiap negara, tetapi bagi para anak di dunia setiap hari bagi mereka merupakan Hari Ibu.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});