Penasaran Kenapa Handphone Batam Murah? Ini Jawabannya!

Oky
Oky

Penasaran Kenapa Handphone Batam Murah? Ini Jawabannya! Sumber : Istimewa

Winnetnews.com - Secara umum, hp Batam merupakan hp yang dijual hanya di kota Batam. Tapi hp yang dijual disini berbeda ya dengan hp yang biasa kita jumpai di konter-konter sekitar rumah kita. Kebanyakan hp yang dijual di Batam  merupakan hp seken dari luar negeri. Awalnya hp-hp seken ini hanya berasal dari negara tetangga saja yaitu Singapore. Namun seiring berkembangnya waktu hp seken-an Batam semakin banyak ada yang berasal dari Jepang hingga Amerika. Hal itu dapat dilihat dari logo hpnya misalnya saja ada hp Xperia yang berlogo docomo yaitu operator selular asli jepang, dan ada juga Samsung yang berlogo Verizon asal Amerika. Di Indonesia sendiri sama seperti halnya opsel Smartfren yang bekerja sama dengan vendor smartphone ZTE.

Mengapa HP Batam Murah? Apakah Temasuk Barang Ilegal atau BlackMarket?

Karena kota Batam merupakan kawasan perdagangan bebas indonesia, maka setiap barang yang masuk dari luar negeri menuju Batam bebas dari biaya pajak bea dan cukai. Jadi barang yang ada di Batam sudah dapat dipastikan merupakan barang yang legal dan bukan hasil selundupan. Itulah salah satu sebabnya mengapa hp dari Batam harganya murah meriah. Selain bebas pajak, kebanyakan hp yang masuk di Batam merupakan barang seken dari luar negeri.

FYI nih gaes, Kawasan Perdagangan Bebas Indonesia atau biasa di sebut Indonesian Free Trade Zoneadalah sebuah kawasan perdagangan yang diperlakukan kebijakan melalui penghapusan atas rejim bea dan cukai berikut halangan non-tarif serta pajak pada perdagangan internasional.  Namun berbeda halnya ketika barang dari Batam ini dijual lagi untuk di pakai diluar Batam, dalam kasus ini barang tersebut bisa disebut ilegal apabila masih belum melunasi tagihan bea dan cukai yang harus dibayarkan. Jadi itulah salah satu alasannya mengapa beli di Batamnya langsung dengan membeli lewat online selisih harganya masih lumayan tinggi. 

Jika kalian nih sob lagi berlibur ke Batam dan ingin membawa pulang hp dari sono, maka pihak bandara akan memberikan kebijakan maksimal 5 unit hp saja, yaitu 2 unit untuk dibawa dan 3 unit di dalam bagasi. Lebih dari itu kamu bakalan tercyduk oleh pihak bandara dan akan dikenakan pasal penyelundupan. Jadi hati-hati yah yang mau membawa oleh-oleh dari Batam

Bagaimana dengan HP yang Kita Beli dari Batam secara Online, Apakah HP tersebut Termasuk Barang Legal atau Ilegal Karena Daerah Kita Bukan Termasuk Wilayah Indonesian Free Trade Zone?

Menurut  lapak online langganan mimin nih sob, barang dari batam yang kita pesan secara online merupakan barang yang legal dan bukan termasuk barang seludupan. Karena setiap unit barang yang kita order dari Batam telah dikenakan pajak oleh pihak ekspedisi pengiriman ketika akan dikirim keluar Batam dan sudah include dengan ongkirnya juga. Ingat ya gaes pajaknya per-unit, bukan perkilo. Jadi kalau kita order setiap satu unitnya dikenakan pajak 200.000 maka kalau kita membeli dua unit kita harus membayar ongkirnya  400.000, sekalipun kedua unitnya jika digabung masih belum melebihi berat 1 Kg. Jadi jika kasusnya seperti ini, maka barang yang kita peroleh dari Batam melalui olshop bukanlah barang ilegal.

Apakah HP dari Batam Terjamin Keasliannya?

Tidak semua barang yang dijual dari Batam merupakan barang ori. Karena disana juga menjual hp-hp merk ternama namun dengan kualitas supercopy alias KW. Jadi lebih selektif lagi ya gaes untuk memilih apakah barang yang kita dapatkan dari Batam merupakan barang ori yang kondisinya second atau justru barang baru tapi replika. Kebanyakan hp ori alias asli dengan kondisi second dari Batam hanya dijual dalam bentuk batangan saja, tanpa dosbook dan perlengkapan lainnya seperti charger, kabel data, dan headset. Tapi bukan berarti di Batam tidak menjual hp ori yang masih fullset ya gaes. Karena kondisi hpnya yang bekas pakai, jadi kita harus siap menerima setiap resiko yang akan terjadi. Misalnya saja nih, beberapa fungsi tombolnya kurang reaktif, atau sensor toujskrinnya kurang sensitif. Karena barang ori bukan berarti barang yang tidak dapat rusak terlebih barang tersebut kondisinya bekas.

Apa Reaksi Kamu?