Pencabutan Subsidi Listrik Ditunda

Pencabutan Subsidi Listrik Ditunda

WinNetNews.com - Usai rapat terbatas (ratas) dengan Menteri Ekonomi dan PLN kemarin, Presiden Joko Widodo minta pencabutan subsidi listrik 23 juta pelanggan 450-900 VA ditunda. 

Kepada wartawan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, membenarkan jadwal pencabutan subsidi listrik mundur. Sebelumnya, pencabutan subsidi listrik untuk 23 juta pelanggan itu, direncanakan mulai awal 2016.

"Makanya diberi waktu enam bulan untuk menyisir data, rekonsiliasi, supaya data pelanggan listrik dan detil dengan TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan)," ucap Sudirman di Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Setelah berhasil mengintegrasikan seluruh data, kata Sudirman, pemerintah akan menyiapkan sejumlah hal untuk menghasilkan kebijakan yang ideal. Sayangnya, mantan Dirut Pindad ini belum mau berkomentar banyak.

Terutama mengenai hal-hal apa saja yang menjadi fokus pemerintah untuk mensukseskan pencabutan subsidi listrik 23 juta pelanggan 450-900 VA. "Nanti pada waktunya kita tentukan mau gimana," ucap Sudirman.

Sekadar informasi, pencabutan subsidi listrik kepada 23 juta pelanggan 450-900 VA awalnya mulai di awal tahun. Di tahap awal, PLN akan menyasar pada pelanggan Jabodetabek, dengan jumlah 5 juta rumah tangga.

disadur dari inilahdotcom