Pencuri Masker RSUD Pagelaran Cianjur Ditangkap, Salah Satunya PNS
Foto: Kompas.com

Pencuri Masker RSUD Pagelaran Cianjur Ditangkap, Salah Satunya PNS

Kamis, 26 Mar 2020 | 15:40 | Anggara Putra Utama

Winnetnews.com - Empat orang pelaku berhasil diringkus Polres Cianjur terkait kasus pencurian ratusan kotak masker di Gudang Farmasi RSUD Pagelaran Kabupaten Cianjur. Dari empat pelaku tersebut salah satunya diketahui merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS).

AKBP Juang Andi Priyanto selaku Kapolres Cianjur mengatakan empat pelaku tersebut berinisial ISF, RN, YHG, dan CR, mereka diamankan di rumahnya masing-masing. Pihak Polres Cianjur melakukan penangkapan setelah mendapat informasi dari para saksi yang diperiksa.

"Tiga orang kami amankan di rumahnya di Kecamatan Pagelaran, sedangkan satu orang pelaku lainnya di Bogor," kata Juang kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolres Cianjur, Kamis (26/3/2020), dikutip dari detik.com,

Juang mengungkapkan, jumlah masker yang dicuri oleh pelaku adalah sebanyak 360 kotak, dengan empat kali melakukan pencurian.

"Awalnya bawa satu kardus berisi puluhan kotak masker. Karena tidak ada respon dan tidak ketahuan, kemudian mengambil lagi. Dan begitu hingga empat kali mencuri. Total ada 360 kotak masker yang mereka ambil," kata Juang.

Para pelaku bisa mudah mengambil stok masker untuk tenaga medis karena tiga di antaranya merupakan pegawai dari RS Pagelaran. Bahkan ISF adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki jabatan dan posisi penting di rumah sakit tersebut.

"Jadi karena sudah punya jabatan, mereka jadi mudah masuk dan mengambil. Tiga orang pelaku merupakan orang dalam yang notabene pegawai lama di sana dengan satu di antaranya memiliki jabatan. Sedangkan satu pelaku lainnya merupakan pemilik apotek yang menjadi penadah dari barang curian tersebut," jelasnya..

Tidak hanya masker, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa puluhan kotak jarum suntik yang juga dicuri para pelaku dari gudang farmasi RSUD Pagelaran. Akibat aksinya ini, para pelaku dijerat dengan pasal 363 dan 480 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...