Pendaki Gunung Taranaki, Wajib Bawa Kantong Kotoran

Pendaki Gunung Taranaki, Wajib Bawa Kantong Kotoran

Sabtu, 23 Jan 2016 | 13:00 | kontributor
WinNetNews.com - Sampah kotoran manusia membawa masalah saat mendaki gunung. Pengelola Gunung Taranaki di Selandia Baru pun mewajibkan pendaki membawa kantong kotoran sendiri.

Kebijakan ini diambil oleh pihak pengelola setelah mendapati banyak pendaki yang membuang kotoran secara sembarangan di gunung tersebut. Gunung Taranaki memang menjadi destinasi favorit para pendaki di Selandia Baru.

Gunung Taranaki terletak di bagian barat Selandia Baru. Kota terdekatnya yaitu New Plymouth. Gunung setinggi 2.571 mdpl ini bisa ditempuh dari Wellington, dengan menggunakan jalur darat selama kurang lebih 4,5 jam perjalanan.

 

Dilansir detikTravel dari situs resmi pengelola Gunung Taranaki, Rabu (20/1/2016), Departemen Konservasi Suku Maori menginginkan adanya undang-undang yang melarang pengunjung untuk buang hajat secara sembarangan, dan membawa kotoran yang mereka buang di kantong kotoran khusus, untuk dibawa turun kembali.

Suku Maori yang tinggal di Selandia Baru memang menganggap Gunung Taranaki sebagai tempat suci yang wajib dihormati. Mereka percaya arwah para leluhur mereka tinggal di puncak gunung tersebut. Sama seperti kepercayaan Suku Lio di Ende yang percaya arwah leluhur mereka tinggal di Puncak Kelimutu.

Terlepas dari kepercayaan Suku Maori, kotoran manusia yang ditinggalkan begitu saja tanpa dikubur, memang bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan pendaki lainnya. Kotoran tersebut ternyata tidak bisa hancur dan terurai karena ketinggian dan cuaca dingin di Gunung Taranaki membuat kotoran manusia itu awet.

 

Pihak pengelola menyatakan solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan mewajibkan pendaki membawa kantong kotorannya sendiri, karena membangun toilet di gunung juga bukan opsi yang mudah. Kantong kotoran khusus itu dapat dibeli traveler seharga NZD$ 6 (setara Rp 53 ribu) di toko-toko perlengkapan naik gunung terdekat.

Para pendaki sebenarnya agak keberatan dengan kebijakan ini. Menurut salah satu pendaki, Rob Needs, yang terpenting adalah mengedukasi para pendaki agar tidak membuang kotoran secara sembarangan.

"Pendidikan lingkungan tentang kebiasaan membuang kotoran di alam bebas, serta mengedukasi kebudayaan tertib adalah hal yang terpenting untuk dilakukan saat ini," kata Rob seperti ditulis 3News Selandia Baru.

Sumber: Antara

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...