Penderita Diabetes Dilarang Makan Bubur, Ini Alasannya
ilustrasi

Penderita Diabetes Dilarang Makan Bubur, Ini Alasannya

Jumat, 28 Jun 2019 | 18:32 | Rusmanto
Winnetnews.com - Salah satu menu makanan yang digemari masyarakat Indonesia adalah bubur. Bahkan, ada banyak sekali jenis bubur yang bisa kita dapatkan di Indonesia. Sebagai contoh, kita bisa mendapatkan bubur ayam, bubur sumsum, bubur candil, dan lain-lain. Hanya saja, penderita diabetes ternyata tidak boleh makan bubur. Apa alasannya?

Penyebab penderita diabetes tidak boleh makan bubur

Sebagaimana kita ketahui, diabetes disebabkan oleh tingginya kadar gula darah di dalam tubuh. Tingginya kadar gula darah ini membuat risiko munculnya komplikasi layaknya penyakit jantung, stroke, masalah ginjal, gangguan mata, hingga luka yang tak kunjung bisa sembuh akan muncul.

Karena alasan inilah penderita diabetes tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan, apalagi yang bisa membuat kadar gula darah meningkat dengan cepat.

Sayangnya, bubur yang mengenyangkan dan nikmat untuk dikonsumsi kapan saja termasuk dalam makanan yang bisa membuat kadar gula darah naik dengan cepat. Bahan dasarnya yang berupa nasi sudah menandakan bahwa makanan ini tinggi kadar gula, ditambah dengan cara pengolahannya yang membuat bubur lebih mudah dicerna tubuh, maka indeks glikemiknya tentu sangat tinggi. Hanya beberapa saat setelah mengonsuminya, maka kadar gula darah akan naik dengan sangat cepat dan bisa membahayakan kesehatan.

Selain itu, jika bubur yang dikonsumsi juga memiliki bahan tambahan seperti telur, daging, kerupuk, dan lainlain, maka kadar kalorinya tentu akan sangat tinggi. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko komplikasi diabetes yang berbahaya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...