Penderita Lupus Lebih Berisiko Terhadap COVID-19
ilustrasi

Penderita Lupus Lebih Berisiko Terhadap COVID-19

Kamis, 21 Mei 2020 | 08:02 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), kelompok yang paling berisiko parah akibat COVID-19 adalah mereka yang menderita penyakit autoimun. Salah satu penyakit autoimun yang ‘mencuri’ perhatian para dokter adalah lupus. Lantas, apa yang membuat risiko COVID-19 pada penderita lupus perlu diwaspadai?

Risiko COVID-19 pada penderita lupus

image0

Penyakit lupus merupakan kondisi autoimun ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringannya sendiri. Hal ini lah yang membuat penderita lupus memiliki risiko mengembangkan gejala yang lebih parah ketika terkena COVID-19. 

Begini, penyakit COVID-19 adalah penyakit baru dan sejauh ini masih banyak hal yang membuat para ahli belum mengetahui seluk beluk penyakit pernapasan ini. Mulai dari gejala hingga efek COVID-19 terhadap tubuh setiap individu masih diteliti lebih lanjut. 

Berdasarkan informasi yang ada, lansia dan orang dari segala usia dengan riwayat penyakit kronis dianggap berisiko lebih tinggi mengalami gejala yang lebih parah ketika terjangkit.

Sementara itu, lupus adalah penyakit yang menyerang berbagai jaringan dan memiliki pengobatan yang cukup bervariasi. Sebagai contoh, penyandang lupus menggunakan obat imunosupresan, yaitu obat yang digunakan untuk menekan dan mengurangi fungsi sistem kekebalan tubuh.

Obat imunosupresan dipakai untuk mengatasi gejala lupus yang mereka alami. Di sisi lain, obat jenis seperti ini juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena infeksi virus

Terlebih lagi jika penderita lupus berusia di atas 65 tahun, menjalani rawat jalan, atau memiliki kondisi medis lainnya yang terkait dengan lupus. 

Maka dari itu, beberapa faktor di atas membuat risiko penderita lupus terhadap COVID-19 menjadi lebih tinggi dibandingkan yang lainnya. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...