Skip to main content

Penertiban Parkir Liar Di Jakarta Pusat

Penertiban Parkir Liar Di Jakarta Pusat
Penertiban Parkir Liar Di Jakarta Pusat

Jakarta, wingamers - Untuk menggalakan ketertiban umum di wilayah DKI Jakarta pemerintah provinsi DKI Jakarta kembali melakukan penertiban di kawasan parkir liar Jakarta Pusat. Tempat yang berdekatan dengan pusat perniagaan dijadikan sasaran utama target operasi.Penertiban parkir liar ini dilakukan mulai dari wilayah pasar senen, Jalan Kwini Raya, Kawasan Pasar Poncol, Jalan Rahman Saleh sampai ke sejumlah titik di Pasar Tanah Abang. Kendaraan roda dua dan empat yang terparkir di bahu jalan dan trotoar langsung ditindak oleh petugas.

Dilansir dari situs beritajakarta, kepala Bidang Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Maruli Tua Sijabat mengatakan, ini merupakan operasi rutin. Untuk menegakkan aturan, serta memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan.

"Kembali kita lakukan penertiban terpadu antara Dishubtrans, Satpol PP dan Unsur lainnya dalam rangka menciptakan ketertiban umum. Pelanggaran masih saja banyak kita temukan," ujarnya, Kamis (10/9).

Dari hasil operasi hari ini, sebanyak 115 kendaran roda dua dilakukan operasi copot pentil (OCP), 10 roda empat diderek dan 25 motor diangkut untuk di BAP Satlantas Polres Jakarta Pusat.

Menurut Maruli, sejumlah titik operasi di kawasan Pasar Senen dan Pasar Tanah Abang menurutnya hingga kini tetap menjadi prioritas penertiban. Kesadaran pengguna jalan yang sangat kurang membuat kawasan jalan menjadi semberawut dan macet.

"Hari ini kita kerahkan 100 personil gabungan untuk menyisir sejumlah lokasi yang banyak pelanggaran. Kita akan terus lakukan setiap hari sampai pelanggar merasa jera," tandasnya.

Sebagai warga yang baik sudah seharusnya kita mentaati peraturan yang dibuat oleh pemerintah. Peraturan-peraturan yang telah diterapkan oleh pemerintah sesungguhnya adalah untuk kepentingan bersama. Penertiban parkir liar di badan jalan dan terotoar adalah upaya pemerintah untuk mencegah kemacetan di kawasan padat karya serta mengembalikan hak pejalan kaki. Sementara itu, banyak warga yang memilih parkir di lahan parkir liar karena biaya parkir di lahan parkir legal cukup mahal. Oleh sebab itu pemerintah juga harus menyediakan lahan parkir legal yang terjangkau oleh masyarakat.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top