Pengacara Jessica Bicara Soal Dugaan Motif

Liani
Selasa, 02 Februari 2016 16:04 WIB
Oleh Liani pada Selasa, 02 Februari 2016 16:04 WIB
Image Pengacara Jessica Bicara Soal Dugaan Motif

WinNetNews.com - Jessica Kumala Wongso bersikukuh tidak melakukan upaya pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan racun sianida. Selain merasa tidak bersalah, Jessica juga dinilai tidak ada motif untuk melakukan dugaan pembunuhan tersebut.

"Motifnya orang ngeracun itu kan, satu politik, kedua masalah harta, dan ketiga masalah percintaan. Masalah apalagi?" kata Yudi Wibowo Sukinto, pengacara Jeasica kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Baca Juga: Polisi Harus Buktikan Jessica yang Menaruh Sianida, Agar Tak Bertele-tele

Soal berkembangnya isu adanya motif warisan, Yudi membantahnya. "Warisan siapa? Jessica kan nggak ada saudara sama bapaknya Mirna, siapa yang dapat warisan? Kalau dapat warisan ya motivasinya suaminya. Itu yang ditinggalkan, kalau ngomong atau motif warisan loh ya. Kalau klien saya nggak ada motif warisan," terang Yudi.

Terkait motif ini, Yudi mempersilakan penyidik untuk melakukan penggalian. "Silakan, itu haknya polisi. Kita nggak menghalang-halangi," imbuhnya.

Sementara, Yudi juga bersikukuh bila kliennya tidak bersalah. Hingga diperiksa sebagai tersangka pun, kliennya tetap membantah dugaan pembunuhan tersebut.

"Loh memang enggak berbuat, tidak berbuat suruh ngaku gimana? Walaupun dipaksa oleh polisi suruh mengaku berkali-kali ya tidak melakukan," tambahnya.

Dilansir dari laman detik

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Trump Kecam Uni Eropa Terkait Denda untuk Google

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.