Skip to main content

Pengacara Jessica Tak Ajukan Praperadilan

Pengacara Jessica Tak Ajukan Praperadilan
Pengacara Jessica Tak Ajukan Praperadilan

WinNetNews.com - Kuasa hukum Jessica Kumala Wongso, Yudi Wibowo tak mau mengajukan gugatan praperadilan untuk kliennya atas penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Ditemui usai mendampingi kliennya yang diperiksa perdana sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin yang tewas usai menenggak kopi yang dicampuri sianida di Cafe Olivier, Grand Indonesia, 6 Januari 2016 lalu, Yudi merasa pesimis bila mengajukan praperadilan.

Ketakukan Yudi karena dalam menetapkan tersangka, kepolisian mengaku telah memiliki lebih dari satu alat bukti sehingga sulit baginya bila ingin mengajukan praperadilan.

Yudi menambahkan keengganan pihaknya dalam mengajukan gugatan praperadilan karena polisi bakal berpedoman pada Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana.

"Praperadilan pasti kita kalah karena laporan kasus ini sudah lebih dari satu alat bukti yang sah. Kelemahan praperadilan di situ. Satu laporan satu alat bukti menurut Perkap Kapolri. Padahal asas hukum reg specialis, reg priori, derogate apriori berarti hukum yang lebih tinggi menyampingkan hukum yang lebih rendah. KUHAP sudah mengatur. KUHAP dengan Perkap Kapolri tinggi mana? Tinggi KUHP karena asas hukum seperti itu," beber Yudi.

Tak hanya itu saja, pihak Jessica juga enggan mengajukan penangguhan penahanan terhadap Jessica yang ditahan di ruang tahanan Direkotrat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro selama 20 hari ke depan. "Saya enggak ajukan (penangguhan penahanan)," pungkas Yudi.

disadur dari situs okezone

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top