(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Pengakuan Korban Obat PCC, Minum, Langsung Tak Sadarkan Diri

Gunawan Wibisono
Gunawan Wibisono

Pengakuan Korban Obat PCC, Minum, Langsung Tak Sadarkan Diri korban penyalahgunaan obat PCC/foto: Istimewa

WinNetNews.com - Banyaknya korban penyalahgunaan obat berbahaya PCC dan Tramadol di Kendari, Sulawesi Tengah (Sulteng), membuat Kepala Pusat Penyidikan BPOM RI, Hendri Siswadi harus mengecek langsung kondisi pasien yang menjadi korban.Saat kunjungan tersebut, Hendri bertanya ke pasien soal sumber obat itu.

Hendri mengunjungi pasien di Rumah Sakit Jiwa Kendari, Sulteng, Jumat (15/9/2017). Kepala BPOM Sulawesi Tenggara, Adilah Pababbari turut hadir.

Beberapa ruangan yang dikunjungi Hendri yakni Ruang UGD dan Ruang Akut. Hendri sempat berkomunikasi dengan beberapa pasien dan menanyakan dari mana obat PCC diperoleh korban.

"Saya juga dikasih, tapi tidak kenal orangnya. Saya dikasihkan gratis sebanyak tiga butir PCC, saya minum dan tidak sadarkan diri," tutur F kepada Hendari di Ruang Akut RSJ Kendari. 

Hendri juga bertanya apakah si pemberi obat PCC itu tidak memberitahukan untuk apa obat tersebut. Namun, korban F tidak menjawab dan hanya diam saja. 

Hendri lalu berpesan kepada keluarga korban tetap dilakukan pengawasan ketat kepada korban setelah pulih nanti. Pengawasan itu terutama soal pergaulan anak.

"Harus diawasi, terutama pergaulannya, jangan sampai terjerumus kembali dan mengonsumsi obat berbahaya itu, kasihan generasi kita," ujarnya. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});