Pengamat: Apapun yang Dilakukan Anies, Pasti Salah di Mata PDIP
Foto: Kompas.com

Pengamat: Apapun yang Dilakukan Anies, Pasti Salah di Mata PDIP

Senin, 14 Sep 2020 | 08:40 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai kritik PDIP terhadap kebijakan Gubernur DKI Anies Baswedan merupakan sesuatu yang wajar. Pasalnya, menurut Adi, apapun kebijakan yang dikeluarkan Anies pasti salah bagi PDIP.

"Apa pun tudingannya karena memang posisi PDIP yang sebagai oposisi. Apa pun yang dilakukan Anies kan nggak pernah benar, apa pun yang dilakukan Anies gak pernah betul. Logika oposisi kan gitu. Pokoknya mengkritik apa pun yang dikeluarkan," ungkap Adi kepada, Minggu (13/9).

Ia juga menilai sikap PDIP ke Anies serupa dengan sikap mereka ke SBY saat menjabat sebagai presiden RI selama dua periode. Menurutnya sampai saat ini belum ada politikus PDIP yang secara objektif mengapresiasi kerja Anies.

"Jadi untuk jakarta, PDIP kembali ke khittah seperti jamannya SBY, khittahnya apa? Oposisi. Pokoknya oposisi aja," katanya.

Adi juga membandingkan kritik yang dikeluarkan PDIP dengan kritik yang disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu. Ia menanggap kritik yang diutarakan Airlangga bersifat proporisonal karena sebagai koordinator ia berperan untuk menyeimbangkan antara ekonomi dan kesehatan sehingga Airlangga dianggap terganggu dengan kebijakan Anies tersebut

"Kalau yang lain tiba-tiba kritik, kritiknya panggung pencitraan, masalahnya adalah emang nggak boleh pencitraan untuk pilpres? Emang salah? Kalau ini dianggap sebagai upaya untuk pencitraan, apa yang salah? nggak ada," tegasnya.

Sebelumnya Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengkritik kebijakan PSBB total yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut Hasto, kepala daerah yang merupakan kader partai seharusnya tidak terhesa-gesa untuk mengambil keputusan kembali memberlakukan  Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mencegah penyebaran Covid-19. Kepala daerah dari PDI Perjuangan, kata dia, wajib mengedepankan kepentingan rakyat dan ambil keputusan secara bijak, solutif, dan mudah dijalankan secara masif.

"Dalam situasi pandemi seperti ini seluruh kader partai, khususnya kepala daerah dilarang membuat keputusan tanpa pertimbangan matang. Tidak boleh grusa-grusu, atau asal ambil keputusan, terlebih hanya untuk pencitraan, atau demi kesan ketegasan," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (12/9).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...