Pengamat Klaim Xi Jinping Manfaatkan Pandemi Covid-19
Presiden China, Xi Jinping disebut-sebut memanfaatkan momen pandemi Covid-19 untuk menguasai dunia. (Foto: CGN)

Pengamat Klaim Xi Jinping Manfaatkan Pandemi Covid-19

Selasa, 4 Agt 2020 | 17:30 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Pakar dan Penulis Politik Asia, Gordon Chang menuduh Presiden China Xi Jinping menggunakan pandemi Covid-19 sebagai alat politik untuk menguasai dunia. Sang pengamat menilai Xi Jinping sedang melakukan permainan demi impiannya terwujud untuk menguasai dunia.

Hanya saja, Presiden Xi Jinping dan pejabat China berulang kali membantah adanya konspirasi virus corona. Tak ada kesengajaan terkait penyebaran penyakit mematikan itu. 

Saat wawancara dengan Daily Express, Chang mengklaim bahwa Xi ingin China mendominasi dunia dan tak ingin melihat pengaruh kekuatan dari Barat. Menurut Chang, Xi ingin menjadi pemimpin dunia nomor satu.

"China ingin memerintah dunia. Pertama-tama itu adalah negara komunis dan komunisme adalah gerakan revolusioner di seluruh dunia,” sebut Chang, mengutip Jawapos, Selasa (4/8).

Chang menyebut Xi Jinping telah mengisyaratkan bahwa dunia harus diperintah oleh China.

“Xi Jinping memperjelas bahwa seharusnya tidak ada peradaban Barat sebagai negara-negara yang bersaing, tetapi harus ada keharmonisan global ini, pada dasarnya China yang seharusnya memerintah dunia,” imbuhnya.

Chang juga mengklaim percaya China telah berperilaku “jahat” selama krisis.

"China menyebarkan penyakit ini dengan ‘jahat’ di luar perbatasannya. Kami, tentu saja, tidak tahu apa yang ada dalam pikiran Xi Jinping,” sebut Chang.

Chang juga menyoroti masa lalu bahwa kondisi saat ini menjadi rencana masa depan pemimpin Partai Komunis China. 

“Menteri Luar Negeri Wang Yi pada September 2017 menulis sebuah artikel yang mengatakan bahwa Xi Jinping berpikir telah membuat inovasi dan melampaui 300 tahun pemikiran hubungan internasional barat,” ungkapnya.

Toh, menanggapi pelbagai tuduhan, China berulang kali menegaskan bahwa virus yang muncul di Wuhan bukan sebuah kesengajaan atau konspirasi. 

Mungkin bukan juga berasal dari kebocoran laboratorium. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump adalah sosok paling geram dengan China dan menyebut virus corona sebagai virus Wuhan dan "Kung Flu".

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...