Pengamat Minta Media Massa Tidak Berikan Ruang Untuk Teroris

Zaenal Arifin
Selasa, 26 Juli 2016 21:18 WIB
Oleh Zaenal Arifin pada Selasa, 26 Juli 2016 21:18 WIB
Image Pengamat Minta Media Massa Tidak Berikan Ruang Untuk Teroris

 Jakarta, Winnetnews.com -  Pengamat komunikasi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Iswandi Syahputra, mengatakan media massa sebaiknya tidak memberikan ruang yang besar untuk pemberitaan yang mendukung terorisme. Hal ini terkait dengan tewasnya pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) oleh Satgas Tinombala.

"Jika media harus meliput maka harus 'cover both side' dan tidak menggiring opini seperti para fans Santoso," katanya di Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak terjebak dengan propaganda terorisme yang didukung pemberitaan media atau laman radikal dan dibesar-besarkan di media sosial.

"Di situ saya melihat para simpatisannya lihai dengan masalah opini. Ditambah, mereka tidak mendapat peliputan yang layak di media massa, maka cara-cara seperti itu dianggap efektif untuk menularkan semangat juang terorisme itu," ujarnya.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Pra Pembukaan Akhir Pekan, IHSG Dibuka Turun ke 5.863

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.