Pengamat Minta Media Massa Tidak Berikan Ruang Untuk Teroris

Pengamat Minta Media Massa Tidak Berikan Ruang Untuk Teroris

 Jakarta, Winnetnews.com -  Pengamat komunikasi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Iswandi Syahputra, mengatakan media massa sebaiknya tidak memberikan ruang yang besar untuk pemberitaan yang mendukung terorisme. Hal ini terkait dengan tewasnya pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) oleh Satgas Tinombala.

"Jika media harus meliput maka harus 'cover both side' dan tidak menggiring opini seperti para fans Santoso," katanya di Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak terjebak dengan propaganda terorisme yang didukung pemberitaan media atau laman radikal dan dibesar-besarkan di media sosial.

"Di situ saya melihat para simpatisannya lihai dengan masalah opini. Ditambah, mereka tidak mendapat peliputan yang layak di media massa, maka cara-cara seperti itu dianggap efektif untuk menularkan semangat juang terorisme itu," ujarnya.