Image Pengamat Minta Perpu Kebiri Segera Diterapkan
Hukum   Peristiwa  

Pengamat Minta Perpu Kebiri Segera Diterapkan

Senin, 06 Juni 2016 13:50 WIB

Winnetnews.com - Pengamat hukum dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Abdul Kader Bubu, mengatakan Perpu Nomor 1 Tentang Kekerasan Perempuan dan Anak harus segera diterapkan walaupun Perpu yang juga disebut Perpu Kebiri itu masih dipolemikkan.

"Yang dipolemikkan dalam Perpu Nomor 1 itu hanya mengenai tindakan kebiri, sedangkan terkait pemberatan hukuman dari 15 tahun menjadi 20 tahun, hukuman seumur hidup dan hukuman mati serta pemasangan chip dan pengumuman identitas di publik terhadap pelaku, tidak dipermasalahkan, jadi inilah yang harus segera diterapkan," katanya di Ternate, Senin (6/6).

Menurut dia, penerapan pemberatan hukuman terhadap kekerasan perempuan dan anak, terutama pemerkosaan anak sangat tepat, karena diharapkan bisa memberi efek jera, baik kepada pelaku maupun orang lain yang berencana melakukan perbuatan itu.

"Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia dewasa ini, semakin mengkhawatirkan, karena sudah melampaui nilai-nilai agama dan moral, oleh karena itu langkah pemerintah mengeluarkan Perpu Nomor 1 tersebut harus didukung oleh semua pihak, khususnya para penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak itu," katanya.

Ia mengimbau kepada DPR-RI agar Perpu Nomor 1 tersebut tidak ditolak dan justru harus ikut melakukan penekanan kepada penegak hukum untuk menerapkannya secara utuh dalam menangani setiap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Profil R.A. Kartini, Sang Pejuang Emansipasi Wanita
Jokowi Nonton Dilan 1990 di Bioskop Senayan City

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun