Pengamat Nilai Suntikan Dana di Bisnis Gibran-Kaesang Tak Wajar

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 10 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

Pengamat Nilai Suntikan Dana di Bisnis Gibran-Kaesang Tak Wajar
Dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep

Winnetnews.com -  Pengamat ekonomi ikut menyoroti suntikan dana di binsis yang digeluti dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, menyusul pelaporan terhadap keduanya ke KPK terkait dugaan KKN dan pencucian uang.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai suntikan dana untuk binsis kedua anak presiden tersebut tidak wajar. Terlebih mengingat binsis makanan dan minuman mengalami penurunan sepanjang pandemi Covid-19.

"Jadi aneh kalau ada bisnis kuliner disuntik pendanaan sangat besar, akan jadi tanda tanya apa dasar investor melakukan pembiayaan sangat besar," tutur Bhima dilansir Tempo pada Rabu (12/1).

Menurut Bhima binsis kuliner Gibran dan Kaesang yang menerima suntikan dana juga tidak bertahan lama. Ia mencontohkan, martabak yang dirintis Kaesang. Menurutnya, bisnis martabak milik Kaesang sempat agresif di awal dengan membuka beberapa cabang. Namun, setelahnya mulai meredup.

Bhima menduga investor berani menyuntikkan dana besar ke bisnis Gibran dan Kaesang karena sudah memiliki perhitungan tersendiri. Perhitungan tersebut, lanjut dia, bukan lagi sekadar prospek bisnis.

"Karena sudah masuk ranah politik, tentu pemilihan pendanaan yang tidak wajar bisa dikaitkan dengan afiliasi pengusaha dengan kekuasaan," pungkasnya. "Di sini hitung-hitungannya akan berbeda, bukan sekedar prospek bisnis lagi."

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...