Pengamat Sebut Dugaan Pencemaran Nama Baik Kepada Haris Azhar Tidak Tepat

Pengamat Sebut Dugaan Pencemaran Nama Baik Kepada Haris Azhar Tidak Tepat

Selasa, 9 Agt 2016 | 15:15 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Pengamat hukum dari Universitas Ekasakti (Unes) Kota Padang, Sumatera Barat, Dr. Otong Rosadi, menilai persoalan melawan hukum yang disematkan terhadap Koordinator Kontras Haris Azhar, tidaklah tepat masuk ke dalam suatu fitnah atau pencemaran nama baik.

"Indikasi sebuah fitnah itu kan jelas, sekarang dia memiliki informasi terkait hal terebut, sehingga dia memberanikan diri mengeluarkan pendapat seperti itu," Kata Otong ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Menurut dia, apabila pihak kepolisian, TNI dan BNN terus menjalankan proses mengkriminalkan terhadap Haris Azhar, maka ini akan membahayakan upaya penegakan hukum di negara ini.

"Kalau seperti ini, tentunya orang yang memiliki informai tidak akan mau memberikan kepada publik, karena mereka bisa saja di kriminalkan seperti ini," sebut Otong.

Sebelumnya, Haris menyebarkan tulisan berjudul "Cerita Busuk dari Seorang Bandit: Kesaksian bertemu Freddy Budiman di Lapas Nusa Kambangan (2014)".

Pernyataan yang telah menyebar melalui media sosial tersebut menceritakan pertemuan Haris dengan gembong narkoba Freddy Budiman yang mengaku memberikan uang ratusan miliar rupiah kepada penegak hukum di Indonesia.

Akibat dari tulisan tersebut, Haris di laporkan ke Bareskrim Polri oleh tiga institusi negara, takni Polri, TNI dan BNN dengan dugaan pencemaran nama baik dan tindak pidana ITE.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...