Pengamat Tegaskan Tim Independen Kepresidenan Atasi Kontradiksi Antar Institusi

Pengamat Tegaskan Tim Independen Kepresidenan Atasi Kontradiksi Antar Institusi

Jumat, 12 Agt 2016 | 21:23 | Zaenal Arifin

 Jakarta, Winnetnews.com -  Pengamat kepolisian Universitas Indonesia Bambang Widodo Umar menilai tim independen kepresidenan akan mengatasi potensi kontradiksi antar-institusi penegak hukum dalam pengungkapan kebenaran keterangan terpidana mati Fredy Budiman.

"Lebih baik tim independen dibentuk oleh Presiden agar kontradiksi tidak terjadi dalam upaya pengungkapan di masing-masing lembaga. Pengungkapan itu tidak sekadar orangnya yang ditindak tetapi bagaimana memperbaiki sistem penanggulangan narkotika di Indonesia," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Dalam tulisan yang dibuat Haris berjudul "Cerita Busuk dari Seorang Bandit: Kesaksian bertemu Freddy Budiman di Lapas Nusa Kambangan (2014)", mengaku memberikan uang ratusan miliar rupiah kepada penegak hukum di Indonesia untuk melancarkan bisnis haramnya di Tanah Air.

Uang masing-masing Rp450 miliar disebutnya telah diberikan kepada BNN dan Rp90 miliar ke pejabat Mabes Polri. Fredy juga mengaku pernah menggunakan fasilitas mobil pejabat TNI berbintang dua.

"Informasi yang disampaikan Fredy ke Haris harus ditindaklanjuti serius, ini tanggung jawab Kepala Negara dalam hal ini Presiden Joko Widodo," kata Bambang.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...