Pengerjaan Jalan Layang Tol Jakarta-Cikampek Capai 50%

Pengerjaan Jalan Layang Tol Jakarta-Cikampek Capai 50% ilustrasi

WinNetNews.com - Jajaran Direksi PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan progres pengerjaan konstruksi Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) mencapai 50 persen. Direncanakan, tol layang sepanjang 36,4 kilometer (km) ini akan beroperasi fungsional pada Lebaran tahun depan.

"Kami berharap, saat arus mudik Lebaran 2019, jalan tol ini sudah bisa beroperasi fungsional dengan progress mencapai 85 persen-90persen. Kami harapkan ini semua dapat tercapai," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero), Desi Arryani, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/9).

Sehari-harinya, ketiga pekerjaan teknis tersebut dilakukan pada waktu window time yakni pukul 23.00-05.00 WIB.

"Pengerjaan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) yang dilakukan berbarengan dengan pengerjaan proyek-proyek lainnya, seperti Light Rail Transit (LRT) dan Jalan Tol Cibitung-Cilincing, memang kurang ideal. Tapi, memang ini harus kami lakukan karena kalau tidak dilakukan, kemacetan Jakarta-Cikampek akan lebih parah lagi," ujarnya.

Tol Layang Jakarta-Cikampek II yang berada di atas Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting terbentang dari Cikunir, Bekasi sampai Karawang Barat dengan total panjang 36,4 km. Jalan tol ini terdiri dari dua area, yaitu area Cikunir-Cikarang Utama dan Cikarang Utama-Karawang Barat.

Diharapkan, tol ini berfungsi untuk mengurangi kepadatan panjang yang berada di sepanjang Tol Jakarta-Cikampek. Tol Layang Jakarta-Cikampek merupakan jalur alternatif bagi pengguna tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung.

Tol ini juga dapat menunjang distribusi arus barang dan jasa, baik yang menuju maupun keluar Jakarta dari Jawa Barat dan berlanjut dari atau ke Jawa Tengah hingga Jawa Timur. (beritasatucom)