Penghuni Apartemen Grenfell Tower Sebut Anak-anak Muslim yang Selamatkan Mereka
anak-anak muslim bantu evakuasi penghuni apartemen grenfell tower saat kebakaran / foto: BBC

Penghuni Apartemen Grenfell Tower Sebut Anak-anak Muslim yang Selamatkan Mereka

Kamis, 15 Jun 2017 | 08:54 | kontributor

winnetnews.com - Kebakaran hebat baru saja melanda apartemen Grenfell Tower, London pada Rabu (14/6) dini hari waktu setempat. Dilaporkan oleh laman BBC, setidaknya sampai saat ini sebanyak 12 orang meninggal akibat tragedi tersebut. Polisi pun memperkirakan masih akan ada jumlah korban yang bertambah, pasalnya kebakaran hebat ini berlangsung sekitar 12 jam.

Namun ada fakta menarik di balik kebakaran hebat apartemen Grenfell Tower yang tidak ter-ekspose ke publik. Diberitakan oleh berbagai kantor berita setempat bahwa alaram tanda peringatan kebakaran tidak berfungsi (tidak menyala) pada saat kejadian. Sebagian besar warga penghuni apartemen sedang tidur terlelap. Tapi berbeda dengan para warga muslim london yang kala itu sedang menanti waktu makan sahur. Rupanya anak-anak muslim yang kala itu masih terjaga menunggu waktu sahur, punya andil cukup besar dalam menyelamatkan para penghuni apartemen yang saat ini telah diungsikan.

"Anak-anak Muslim berlarian menggedor pintu warga, membangunkan kami ... mereka datang dari masjid. Kalau bukan atas bantuan mereka, penghuni pasti meninggal," kata seorang warga kepada kantor berita HuffPost.

Seorang perempuan setengah baya lainnya pun berpendapat kalau mereka bisa terselamatkan karena keajaiban bulan Ramdhan.

"Ini karena Ramadan ... terim kasih Ramadan," tandasnya.

Seorang penghuni Grenfell Tower lainnya pun mengungkapkan keprihatinnya, sebab selama ini banyak yang mengecam komunitas Muslim ketika ada sebuah peristiwa yang mencoreng komunitas ini karena ulah beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Tapi saat para muslim melakukan kebaikan seperti saat ini, tidak ada satupun yang memberikan perhatian.

"Tapi ketika mereka melakukan kebaikan seperti ini, tak ada yang memberi perhatian," kata penghuni Grenfell Tower lainnya.

Seorang saksi mata mengatakan kepada Sky News warga Muslim yang 'bangun untuk sahur adalah penyelamat' warga yang berhasil diungsikan dari Menara Grenfell. Sebut saja salah satu anak muslim bernama Sulaeman Ahmed (20). Sulaeman terhitung sebagai penghuni baru di Apartemen Grenfell Tower, dan tinggal di lantai 8. Saat kejadian, ia tengah bermain PlayStation sambil menunggu waktu sahur, dan saat itu ia mencium asap dan melihat asap sudah berada di lantai 7.

"Saya bangunkan tante saya, dan mulai menggedor pintu tetangga. Semua pintu dibuka dan hanya dua, namun saya kemudian melihat satu tetangga saya, jadi hanya ada satu keluarga yang tak terlihat. Tetangga sebelah lagi tertidur pulas", kata Sulaeman kepada HuffPost.

Hal serupa juga dialami oleh seorang warga muslim lain di Aparteman Grenfell Tower bernama Rashida. Menurut Rashida, penghuni apartemen di sana sangat beragam dan diantara mereka saling mengenal satu sama lain. Ini menggambarkan betapa Muslim jauh seperti yang digambarkan oleh Islamphobia pada umumnya selama ini.

"Sebagian besar Muslim yang beribadah Ramadan biasanya baru tidur setelah pukul 02:30 setelah makan saur dan salat. Jadi sebagian besar keluarga di sini masih terjaga," kata Rashida kepada Sky News.

Sulaeman dan Rashida adalah sebagian kecil warga muslim yang membantu melakukan penyelamatan terhadap penghuni Apartemen. Masih banyak warga muslim lain yang juga membantu menyelamatkan yang tidak terekspos oleh media. Selain itu, sejumlah organisasi dan masjid-masjid yang ada di lokasi juga menyediakan tempat untuk menampung para korban kebakaran naas tersebut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...