Penguatan Dolar Bikin Ekonomi AS Melambat

Penguatan Dolar Bikin Ekonomi AS Melambat

WinNetNews.com - Penguatan dolar membuat pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) melambat, dan sektor industri manufaktur negara tersebut jatuh. Demikian hasil laporan dari bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Beige Book sebuah kajian dari aktivitas ekonomi oleh The Fed memperlihatkan pertumbuhan ekonomi yang sedang di AS antara pertengahan Agustus hingga Oktober.

Laporan ini juga mencatat pertumbuhan gaji di AS tertekan. Hasil laporan ini akan menjadi landasan bagi The Fed untuk menentukan kebijakan moneternya, seperti penetapan besaran suku bunga acuan di Oktober ini.

Sebelumnya, The Fed memperkirakan suku bunga acuan akan naik pada tahun ini, atau untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan 2008. Banyak ekonom memprediksi kenaikan suku bunga acuan terjadi di Desember.

"Para produsen terus mengatakan, pelemahan aktivitas industri minyak dan gas, serta penguatan dolar menjadi alasan utama melemahnya aktivitas industri," demikian isi laporan tersebut, seperti dilansir dari BBC, Kamis (15/10/2015).

Menurut laporan ini, angka gaji di AS akan stagnan di tahun ini. Namun para pebisnis secara umum masih optimistis soal ekonomi dalam jangka waktu dekat.

Penguatan dolar juga menekan sektor pariwisata di AS. Turis asing enggan ke AS karena mahalnya dolar.