Pengumuman Struktur Partai Demokrat 2020-2025, AHY Tunjuk Ibas Jadi Waketum
Foto: iNews.id

Pengumuman Struktur Partai Demokrat 2020-2025, AHY Tunjuk Ibas Jadi Waketum

Kamis, 16 Apr 2020 | 09:30 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengumumkan struktur Partai Demokrat  periode 2020-2025. Dalam kesempatan tersebut AHY mengumumkan enam Wakil Ketua Umum, di antaranya Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas dan Ketua Fraksi Partai Demokrat MPR Benny K Harman.

"Pada posisi wakil ketua umum terdiri dari enam orang sebagai representasi dari enam wilayah besar di Indonesia yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua," kata AHY dikutip dari Antara.

 AHY kemudian juga menunjuk tiga anggota DPR sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, di antaranya  adalah dua orang Anggota Komisi XI DPR yakni Marwan Cik Hasan dan Vera Febyanthy serta satu Anggota Komisi V DPR Willem Wandik.

Setelahnya, AHY menunjuk satu perwakilan lembaga eksekutif yaitu Bupati Malinau, Kalimantan Utara, Yansen Tipa Padan sebagai waketum.

Enam Waketum Partai Demokrat tersebut adalah eselon pembantu pimpinan (ketua umum) Partai Demokrat dalam struktur kepengurusan DPP periode 2020-2025 bersama Sekretaris Jenderal Partai Teuku Riefky Harsya dengan 10 wasekjen serta Bendahara Umum Partai Renville Antonio dengan delapan wabendum.

Dalam pemilihan tersebut, AHY menegaskan telah memikirkannya dan memastikannya dengan matang guna memastikan rancang bangun organisasi yang adaptif sesuai tantangan politik di masa mendatang.

"Intinya, orang tersebut tepat, berada di tempat yang tepat dalam waktu yang tepat. Setiap hari saya pelajari satu persatu, kekurangan dan kelebihan dan juga saya lakukan komunikasi secara khusus agar keputusan saya objektif," jelas  AHY.

Ia kemudian menjelaskan susunan pengurus DPP Partai Demokrat terdiri dari pengurus harian berjumlah 100 orang terdiri dari eselon pimpinan (ketua umum), eselon pembantu pimpinan dan eselon pelaksana. Sementara pengurus pleno berjumlah 200 orang, yakni 100 orang pengurus harian ditambah 100 orang lainnya.

"Tidak ada rangkap jabatan dalam struktur partai, apakah itu rangkap jabatan antareselon, maupun juga di dalam eselon yang sama. Dengan demikian, kami bisa fokus pada peran dan posisi masing-masing," kata AHY.

AHY juga menetapkan posisi para senior, yang tidak masuk struktur kepengurusan DPP Partai Demokrat, akan diperankan ke dalam struktur lainnya yaitu majelis tinggi partai, dewan pertimbangan partai, dewan kehormatan partai, dan mahkamah partai.

Ketetapan itu dibuat agar para kader senior dapat terus berkontribusi menuangkan pemikiran politiknya dan juga memberikan masukan kepada pengurus struktural Partai Demokrat.

"Kami tentu tetap membutuhkan peran serta kontribusi pemikiran, termasuk juga masukan-masukan yang berarti dari para kader senior Partai Demokrat," tambah dia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...