Penguntitnya Ditangkap, Harry Styles Masih Takut

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Penguntitnya Ditangkap, Harry Styles Masih Takut Sumber: Sky News

Winnetnews.com - Pelantun ‘Lights Up’, Harry Styles, mengaku kalau ia masih merasa takut setelah ia diikuti oleh seorang pria bernama Pablo Targoza-Orero dua bulan yang lalu. Pria tersebut diketahui sering mengikutinya dan bahkan berkamping di depan kediaman Harry di London Utara.

Karena kejadian ini, penyanyi berusia 25 tahun itu pun menambah pengamanan, hingga memasang “panick lock” di pintu kamarnya karena ia merasa tidak nyaman dan aman. Harry mengaku kalau ia pun menyewa penjaga malam dan selalu mengunci pintu kamarnya setiap malam.

Tidak hanya itu, ia pun mempekerjakan seorang bodyguard yang bertugas untuk memantaunya setiap kali ia keluar, baik untuk jogging ataupun hanya sekadar berjalan di dekat rumah.

“Aku mendapati diriku menilai kalau tempat tinggalku adalah titik terlemah. Aku khawatir tentang ini. Jika aku melihat orang yang sama berulang kali aku melihat mereka dengan cara yang beda dari yang aku lakukan sebelumnya,” kata Harry seperti dikutip dari The Sun.

Harry Styles juga mengaku kepada pengadilan kalau ia merasa gelisah dan ketakutan, meskipun Taragoza-Orero telah ditangkap.

Aksi penguntitan ini berawal ketika ia melihat seorang pria berusia 26 tahun itu tidur di halte bus di dekat rumahnya pada pukul 2 dini hari. Harry mengatakan kalau wajah pria tersebut nampak familiar, karena dia sempat beberapa kali tidur di dekat rumahnya dalam jangka waktu yang lama.

Personel One Direction ini sempat menawarkan penguntit tersebut uang untuk menyewa hotel, namun ia menolaknya. Selain itu, Harry juga pernah menawarkan makanan kepadanya, namun Taragoza-Orero mengajaknya untuk makan ke restoran dan ditolak oleh Harry.

Beberapa hari kemudian, Harry Styles baru menyadari kalau ia selama ini sedang diikuti. Ia mengatakan melihat Taragoza-Orero hampir setiap hari saat sedang jogging di luar rumahnya dan di bar lokal dekat rumahnya selama empat kali dalam seminggu. Taragoza-Orero biasanya akan masuk ke bar, satu atau dua menit setelah Harry sampai.

Harry Styles menjelaskan kalau ia sering merasa tidak nyaman karena mengetahui ada seseorang yang memperhatikannya. Dia menyadari kalau penguntitnya selalu sendirian dan hanya melihatnya dari kejauhan, hingga meninggalkan bar.

Selanjutnya, Taragoza-Orero meninggalkan uang sebanyak 50 poundsterling atau setara Rp900 ribu yang membuat Harry merasa tidak nyaman, karena ia pikir pria tersebut seorang tuna wisma. Lalu, Harry pun mulai menerima catatan-catatan dari pria itu untuk memberikan uang deposit ke rekeningnya. Tidak hanya itu, terkadang Taragoza-Orero pun memberhentikan Harry saat sedang joging untuk meminta uang.

“Ini adalah pertama kalinay sejak aku tinggal di rumah ini, aku merasa tidak aman di rumah,” tuturnya.

Peristiwa ini membuat Harry Styles tidak pernah lupa untuk mengunci pintu kamarnya saat malam. Ia juga selalu mengecek apakah penguntitnya berada di dekat rumahnya, setiap kali dia pulang dari berpergian jauh. Harry mengatakan kalau ia ingin penguntitnya mendapatkan pertolongan namun sama sekali tidak ingin berhubungan lagi dengan penguntitnya itu, agar ia bisa kembali nyaman di rumahnya sendiri.

Apa Reaksi Kamu?