Penjelasan Gubernur Aceh Tentang Peraturan Cuti Hamil

Penjelasan Gubernur Aceh Tentang Peraturan Cuti Hamil

Rabu, 31 Agt 2016 | 16:54 | Fellyanda Suci Agiesta
WinNetNews.com - Pemerintah Provinsi Aceh menerbitkan Pergub Nomor 49 Tahun 2016 tentang cuti hamil bagi perempuan. Gubernur Aceh Zaini Abdullah menjelaskan maksud dari peraturan ini agar bisa mensejahterakan anak dan perempuan di Aceh.

"Terpenuhinya hak-hak anak dan perempuan di Aceh merupakan tonggak awal bagi terciptanya generasi emas yang akan menjadi pemimpin Aceh di masa depan," katanya di Banda Aceh, 15 Agustus 2016.

Baca juga: Cuti Hamil Enam Bulan, Jusuf Kalla Tidak Setuju

Tidak hanya perempuan, para suami juga mendapat jatah cuti selama tujuh hari setelah istri melahirkan. Bahkan, Pergub mengatur tentang kewajiban perusahaan yang beroperasi di Aceh untuk menerapkan kebijakan tersebut.

Selain itu, Pergub memberi kewajiban kepada setiap kantor dan sarana umum menyediakan ruang khusus menyusui.

"Ini merupakan sebuah terobosan yang bertujuan untuk memenuhi hak reproduksi perempuan yang berstatus sebagai pegawai di lingkungan pemerintah Aceh," kata Zaini.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...