Penjualan Apple 7 Meningkat, Harga Sahamnya Ikut Menguat
iPhone 7 Plus

Penjualan Apple 7 Meningkat, Harga Sahamnya Ikut Menguat

Rabu, 1 Feb 2017 | 08:51 | Rusmanto

WinNetNews.com - Apple sebagai perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS), mengumumkan kinerjanya yang kinclong di kuartal IV-2016 lalu. Didorong oleh penjualan iPhone 7 yang laris manis.

Laba Apple di kuartal IV-2016 memang turun 2,6% menjadi US$ 17,9 miliar. Namun angka penjualan iPhone 7 menguat.

Pendapatan Apple pada periode tersebut menembus rekor, yaitu US$ 78,4 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu US$ 75,9 miliar. Ini merupakan pendapatan kuartalan terbesar sepanjang sejarah Apple.

Penjualan iPhone 7 yang di atas perkiraan ini membuat saham Apple naik lebih dari 3% ke US$ 125,19 per lembar, dalam perdagangan saham Selasa kemarin. Apple menjual 78,3 juta unit iPhone 7 di kuartal IV-2016, naik 5% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Angka pertumbuhan kinerja ini menghapus keraguan investor terkait penjualan iPhone 7.

"Kami bergetar melaporkan bahwa Apple menghasilkan pendapatan tertinggi di kuartal terakhir kemarin, dan mematahkan sejumlah rekor. Kami menjual iPhone lebih banyak dari sebelumnya, dan kami membukukan pendapatan yang menembus rekor untuk iPhone, jasa, Mac, dan Apple Watch," kata CEO Apple, Tim Cook, dilansir dari AFP, Rabu (1/2/2017).

Namun, pendapatan Apple dari pasar di China turun 12% menjadi US$ 16,2 miliar. Padahal China merupakan salah satu pasar penting Apple selama ini.

Dari hasil kinerja tersebut, terlihat Apple masih sangat bergantung pada penjualan iPhone. Sejumlah analis mengatakan, Apple harus mulai mengalihkan ketergantungannya tersebut di tengah pasar smartphone yang tidak stabil saat ini, dan kompetisi yang makin ketat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...