Skip to main content

Penting! Manajamen Ojek Berbasis Aplikasi Harus Perhatikan Hal-Hal ini!

Penting! Manajamen Ojek Berbasis Aplikasi Harus Perhatikan Hal-Hal ini!
Penting! Manajamen Ojek Berbasis Aplikasi Harus Perhatikan Hal-Hal ini!

image0

Gambar CEO Gojek & Grab Bike (Wingamers/Octarendra)

Jakarta, wingamers - Gojek dan Grab bike saat ini menjadi sarana transportasi yang cukup banyak diminati oleh warga Ibu Kota khususnya. kehadiran transportasi umum yang dipadukan dengan kecanggihan teknologi aplikasi android merupakan salah satu solusi untuk mengatasi problema kemacetan warga ibu kota saat ini. Anda sebagai warga Jakarta pasti pernah merasakan penatnya berjibaku dengan kemacetan yang sangat parah, atau mungkin berdesak-desakan di dalam angkutan masal yang bernama TransJakarta! Mungkin sebagian dari para pembaca sudah mengikuti anjuran pemerintah DKI Jakarta untuk menggalakan penggunaan transportasi umum. Namun faktanya hal tersebut belum cukup mampu mengatasi persoalan transportasi dan kemacetan warga Ibu Kota.

Semenjak gojek dan grab bike hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak sedikit para pengguna angkutan umum yang beralih pada jasa ojek berbasis aplikasi tersebut. Dengan harga yang cukup terjangkau (jika dibandingkan dengan jasa ojek pada umumnya) penumpang bisa sampai ke tujuan dengan waktu yang lebih cepat. Selain itu penumpang juga dimanjakan dengan aplikasi yang ada. Penumpang hanya tinggal memesan, kemudian pengemudi gojek/grab bike akan menjemput penumpang di tempat.

Tidak hanya peminat jasa ojek berbasis aplikasi tersebut yang kian hari kian meningkat, namun juga banyak masyarakat yang tertarik untuk menjadi pengemudi ojek berbasis aplikasi itu. Sepertinya bisnis ojek berbasis aplikasi ini memiliki prospek yang cukup baik. Namun sebaiknya pihak manajemen lebih meningkatkan keamanan dan kerahasiaan data-data pengguna. Karena ternyata ditemukan beberapa orang penumpang yang merasa terganggu dengan ulah usil oknum pengemudi ojek berbasis aplikasi ini. Beberapa penumpang terganggu karena si abang ojek sengaja mengirim sms / chat ke nomor yang mereka gunakan untuk akun di aplikasi ojek online ini.

Meskipun si abang ojek online ini hanya sekedar mengucapkan ucapan selamat pagi, namun harusnya hal ini tidak terjadi. Karena jika terus menerus dilakukan, akan mengganggu kenyamanan penumpannya. Manajemen jasa ojek berbasis aplikasi ini kedepannya harus lebih memperhatikan data-data yang merupakan privasi penumpangnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top