Pentingnya Mempertahankan Kekencangan Otot Vagina, Demi Seks dan Kesehatan

Pentingnya Mempertahankan Kekencangan Otot Vagina, Demi Seks dan Kesehatan

WinNetNews.com - Wanita yang sudah melahirkan rawan mengalami kelemahan otot dasar panggul. Padahal, otot tersebut bisa membuat seks semakin membara. Alasan itulah yang membuat kaum hawa harus mulai melatih otot dasar panggulnya dengan kegel.

Sebenarnya kaum hawa sudah mengetahui perlunya latihan otot dasar panggul, namun sedikit yang mengetahui cara latihan yang benar, dan berakhir dengan salah latihan.

"Kebanyakan wanita tahu mereka harus melakukan latihan otot dasar panggul, tetapi lebih dari 50 persen perempuan tidak tahu bagaimana melakukan kontraksi otot dasar panggul yang benar dan 25 persen melakukannya dengan cara yang merugikan," kata Elizabeth Evans, seorang fisioterapis yang mengkhususkan diri dalam kesehatan perempuan dan kondisi panggul.

Otot dasar panggul yang sehat tak hanya membuat kehidupan seksual Anda semakin hebat. Kumpulan otot dan jaringan, yang berada di dasar panggul Anda, pada dasarnya memegang rahim, kandung kemih, dan usus.

"Otot dasar panggul yang tersembunyi dari penglihatan membuat wanita sangat sulit memvisualisasikan atau terhubung dengannya," jelas Evans

Namun, otot dasar panggul yang lemah bisa menyebabkan prolaps organ panggul. Kondisi tersebut membuat kandung kemih, usus, atau rahim turun atau bahkan keluar (melorot) dari vagina. Apabila sudah terjadi maka membutuhkan pelatihan yang ekstensif, penggunaan alat vagina atau operasi untuk memperbaikinya.

Otot dasar panggul yang lemah juga membuat wanita pipis di celana. Penelitian dari Agency for Healthcare Research and Quality menemukan, sekitar 45 persen wanita menderita inkontinensia urine (alias kebocoran), dan sampai 30 persen wanita muda yang menjadi korbannya.

"Begitu banyak perempuan menderita berdiam diri, berpikir normal memiliki libido rendah, kurangnya orgasme, ketidakmampuan untuk melumasi dengan benar, inkontinensia urine, dan nyeri punggung bawah," kata ibu dan ahli keintiman otodidak Kim Anami, "Tapi itu tidak normal."

Anami yang telah menghabiskan waktu 20 tahun mempelajari tantra, jamu, dan meditasi, dan sekarang menjalankan latihan kung-fu vagina membantu wanita mengenal otot yang membingungkan ini menjadi lebih baik.

Selain kehamilan, usia juga berkontribusi melemahkan otot dasar panggul. Setiap ketegangan yang berulang pada daerah tersebut, baik melalui sembelit, kondisi pernapasan kronis atau olahraga berdampak tinggi, dapat menyebabkan dasar panggul yang lemah.

"Ada juga sekelompok wanita yang memiliki otot dasar panggul yang benar-benar terlalu tegang dan mereka mengalami gejala serupa karena disfungsi," jelas Evans.

(dilansir dan disempurnakan dari Elle dan liputan6)