Penurunan Harga BBM, Elpiji dan Listrik

Rani
Rani

Penurunan Harga BBM, Elpiji dan Listrik

Penurunan harga BBM, elpiji dan listrik.

Hanya harga solar yang turun 3 hari lagi, sisanya sudah beberapa waktu lalu.

"Sedangkan harga Avtur untuk penerbangan luar negeri turun US$ 10 sen per liter, untuk domestik turun tidak terlalu besar sekitar 1%, ini karena Pertamina dibebani penugasan mendistribusikan avtur hingga di bandara-bandaran perintis," katanya.

Baca juga artikel: BI Tetap Waspadai Situasi Global Walau Rupiah Mulai Menguat

Sementara, penurunan elpiji 12 kg, Pertamax, dan Pertalite sudah turun beberapa waktu lalu, bahkan pada pertengahan bulan lalu.

"Elpiji 12 kg turun dari Rp 141.000/tabung menjadi Rp 134.000/tabung, turun 4,72% dan sudah berlaku 16 September lalu. Sedangkan Pertamax turun Rp 9.250/liter menjadi Rp 9.000/liter, serta Pertalite turun dari Rp 8.400 menjadi Rp 8.300/liter, ini sudah berlaku 1 Oktober lalu," katanya.

Sudirman menegaskan, seiring dengan efisiensi yang dilakukan PT Pertamina (Persero) dan terus menguatnya rupiah dan kestabilan Indonesia Crude Price (ICP), maka harga BBM bisa saja turun lagi.

"BBM kan bukan barang subsidi, harganya sesuai dengan harga keekonomian, bila indikator tadi turun maka berhak harganya turun," tutup Sudirman.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});