Penyakit Tetanus? Benar Ngak Sih Disebabkan Karena Benda Berkarat

Muchdi
Muchdi

Penyakit Tetanus? Benar Ngak Sih Disebabkan Karena Benda Berkarat Ilustrasi benda berkarat ( Photo Istimewa )

Winnetnews.com -  Selama ini, ketika tertusuk atau tergores paku yang berkarat, seseorang menjadi takut akan terkena tetanus. Benarkah anggapan tersebut?

Tetanus sendiri merupakan infeksi serius akibat bakteri Clostridium tetani (C. tetani). Mereka biasa ditemukan di lingkungan sekitar seperti tanah, debu, dan kotoran. Dr. William Schaffner, spesialis penyakit menular, mengatakan mereka bisa menginfeksi tubuh lewat luka terbuka.

Seperti dikutip dari situs Liputan6 dari laman  Live Science, dikutip Rabu (26/6/2019),  Schaffner mengatakan bahwa sesungguhnya, tidak hanya benda berkarat seperti paku saja yang bisa memberikan jalan bagi bakteri.

Benda apapun, berkarat atau tidak, yang menembus kulit dan membentuk terowongan bagi bakteri untuk masuk dalam tubuh, bisa menyebabkan tetanus.

Produksi Racun yang Sebabkan Tetanus

Schaffner sendiri tidak tahu sejak kapan dan bagaimana seseorang menganggap hanya benda berkarat yang bisa menyebabkan tetanus. Menurutnya, kemungkinan anggapan itu bertujuan untuk menyampaikan bahwa paku berkarat yang biasa ditemukan dalam lingkungan kotor, bisa menjadi tempat hidup bakteri.

"Lingkungan tidak harus terlihat kotor bagi orang untuk mendapatkan tetanus," kata Schaffner pada Live Science. Beberapa kasus menemukan, terluka karena benda tajam seperti pisau dapur juga bisa menimbulkan infeksi.

Bakteri C. tetani di lingkungan bisa bertahan dalam kondisi ekstrem untuk waktu yang lama dalam bentuk spora. Schaffner mengatakan, selama ada oksigen, mereka bisa hidup. Meski begitu, saat spora masuk dalam tubuh, pasokan oksigen terputus.

Kondisi ini yang membuat bakteri untuk hidup dalam tubuh. Mereka berkembang biak dan memproduksi racun berbahaya apabila terbawa dalam darah. Racun inilah yang sesungguhnya menjadi penyebab tetanus.

Apa Reaksi Kamu?