Penyelidikan Dugaan Pencabulan oleh PNS Jakpus Langgar Hak Anak

Penyelidikan Dugaan Pencabulan oleh PNS Jakpus Langgar Hak Anak

Kamis, 11 Agt 2016 | 10:14 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Komisi Nasioanal Perlindungan Anak (Komnas PA), menilai proses penyelidikan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh PNS Jakarta Pusat, melanggar hak anak. Pasalnya, proses konfrontasi antara korban dengan terduga bisa mengganggu mental korban.

"Seharusnya tidak boleh bertatap muka dengan pelaku, karena proses konfrontasi bisa mengganggu psikis M (17)," kata Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Arist juga menyayangkan proses konfrontasi itu, karena korban masih di bawah umur, sehingga bisa berdampak pada mental korban.

"Keterangan orang tua korban menyebutkan, sang anak kerap menangis ketakutan jika mengingat/melihat wajah ketiga pelaku," kata Arist.

Sebelumnya, penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat mengkonfrontasi keterangan korban PAR alias M dengan saksi yang di antaranya tiga terduga pelaku. Hasilnya, polisi menyebut banyak keterangan korban dengan saksi yang tidak sinkron.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...