Perang Dunia III Diramalkan Muncul, Inggris Larang Warga Negaranya Kunjungi Irak dan Iran
Ilustrasi: Exhibition News

Perang Dunia III Diramalkan Muncul, Inggris Larang Warga Negaranya Kunjungi Irak dan Iran

Sabtu, 4 Jan 2020 | 21:43 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Menyusul kegemparan Iran-Amerika Serikat, Inggris rupanya melarang setiap warganya untuk berpergian ke Irak dan Iran. Imbauan ini disampakian saat ketegangan di kawasan Timur Tengah usai serangan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan Komandan Garda Revolusi Iran.

“Menyusul kematian Qasem Soleimani dan meningkatnya ketegangan kawasan, kami mengimbau setiap warga Inggris untuk tidak berpergian ke Irak dan kami sedang menginbau untuk ke Iran kecuali perjalanan yang sangat penting,” begitu bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Inggris, dilansir AFP, Sabtu (04/01).

“Tugas utama pemerintah adalah menjaga warga negara Inggris tetap aman,” lanjut pernyataan tersebut.

"Merujuk pada meningkatnya ketegangan di kawasan, kami mengimbau warga tidak pergi ke Irak, dengan pengecualian wilayah Kurdistan Irak, dan untuk mempertimbangkan secara hati-hati apakah perlu untuk melakukan perjalanan ke Iran. Kami akan tetap mengkaji ini," jelas pernyataan itu.

Mayor Jenderal Qasem Soleimani yang menjabat Komandan Pasukan Quds pada Garda Revolusi Iran tewas dalam serangan drone militer AS di Irak pada Jumat (3/1) waktu setempat. Serangan AS itu memicu kemarahan Iran dan memunculkan kekhawatiran soal perang baru di kawasan Timur Tengah.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayateollah Ali Khoemini, bersumpah akan ada 'pembalasan dendam hebat' atas kematian Soleimani.

Lebih lanjut, Kemneteria Luar Negeri Inggirs juga mendorong setiap warga negaranya di Timur Tengah untuk tetap waspada dan terus memantau media secara saksama.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...