(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Perayaan Imlek Pasar Taon Baroe di Kota Kasablanka hingga 24 Februari

Aldina
Aldina

Perayaan Imlek Pasar Taon Baroe di Kota Kasablanka hingga 24 Februari Sumber foto: Warta Kota

Winnetnews.com - Perayaan Tahun Baru Imlek 2019 disambut oleh pusat perbelanjaan Kota Kasablanka dalam rangkaian acara dengan nuansa budaya peranakan.

Dengan tajuk 'Pasar Taon baroe', acara ini diadakan dalam kerja sama yang dijalin dengan Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (Aspertina).

"Pasar taon baroe kali ini mengangkat tema festival Pesisir Pulau Jawa. Melalui tema ini, Aspertina ingin memperkenalkan produk-produk pesisir Pulau Jawa kepada pengunjung Kota kasablanka," kata Ketua Aspertina, Andrew Susanto di Kota Kasablanka, Kamis (31/1/2019).

Festival Pesisir Pulau Jawa ini akan diselenggarakan dari 31 Januari 2019 sampai dengan 24 Februari 2019. Para pengunjung Kota kasablanka dapat mengenal budaya Indo-China melalui Festival ini. Biasa juga disebut dan dikenal dengan budaya peranakan yang ada di Indonesia.

Berbagai macam atraksi budaya Tionghoa yang ditampilkan dalam acara yang bernuansa peranakan ini. Seperti barongsai Patok Besi, Wayang Potehi, Imlek Fashion Show, Tarian Seribu Tangan, Shanghai Jazz, Rampak Gendang Liong dance, sampai dengan Monkey King Costum Parade.


Sumber foto: Warta Kota

Tidak hanya sampai di situ saja, Musical Drama oleh Koko Cici Jakarta, Angklung Peranakan, Gampang Kromoong, Tari Lenggang Nyai dan masih banyak lagi.

"Pasar Taon Baroe ini merupakan komitmen kami untuk menjaga dan memelihara tradisi budaya Tionghoa peranakan sebagai bagian dari kebudayaan nasional Indonesia," tambah Andrew.

Sementara itu, pendiri Museum Pustaka Peranakan Tionghoa Azmi Abubakar menyatakan bahwa Imlek itu tidak hanya dirayakan oleh warga etnis Tionghoa, tetapi dirayakan oleh seluruh bangsa Indonesia.

"Sebelum tahun 1965, Imlek dirayakan di seluruh kota-kota di Indoensia. Setelah mengalami masa-masa sulit karena pelarangan selama rezim Orde Baru, Gus Dur memberi kebebasan bagi etnis Tionghoa untuk kembali merayakan Imlek. Karena itu, saat ini seluruh anak bangsa bisa merasakan kegembiraan saat Imlek," ucap Azmi.

50% cashback di 80 Restoran

Tidak hanya sampai di situ saja, perayaan Imlek di Kota Kasablanka ini turut diramaikan oleh program 50% Dining Cashback. Program ini telah resmi dimulai dan akan berakhir pada 22 februari 2019 mendatang.

Program ini memberikan diskon untuk setiap pembelian yang bernilai Rp100.000 dan akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp150.000. Demikian juga untuk pembelian dengan nominal di atasnya.

"Setelah melakukan pembelian, pengunjung dapat langsung menggunakan voucher di lebih dari 80 restoran di Kota Kasablanka yang berpartisipasi dalam program 50% Dining Cashback,” ujar Lusiana, General Manager Kota Kasablanka.

Ia juga menambahkan bahwa "Kehadiran kembali program 50% dining cashback ini merupakan bentuk apresiasi Kota Kasablanka kepada pengunjung setia kami. Kami berharap program ini dapat menjadi momen yang tepat bagi pengunjung untuk berkumpul dan bersantap bersama orang terkasih."

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});