Perbaikan Jembatan Widang yang Ambruk Butuh Waktu 2 Bulan
Foto:Istimewa

Perbaikan Jembatan Widang yang Ambruk Butuh Waktu 2 Bulan

Rabu, 18 Apr 2018 | 09:39 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Jembatan Widang di Kabupaten Babat yang ambruk siang kemarin mengakibatkan satu orang meninggal dunia.  Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, tim ahli independen bersama tim dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Balitbang PUPR juga akan diterjunkan ke lokasi pada Rabu, 18 April 2018. 


Mereka akan mengevaluasi kondisi rangka jembatan dan pilar jembatan. Diharapkan pilar jembatan tidak mengalami kerusakan, sehingga penanganannya cukup dengan mengganti rangka baja jembatan. 

“Kami memiliki stok rangka baja jembatan untuk dikirim dan dipasang dalam waktu kurang dari dua bulan. Intinya sudah bisa dilalui pada mudik Lebaran Juni 2018 nanti,” kata Arie Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.


Ambruknya jembatan kemungkinan besar disebabkan truk yang melintas bermuatan berlebih atau overloading.  Ia mengatakan, turut berduka cita atas adanya korban jiwa pada kejadian tersebut. 

Jembatan Widang Babat  merupakan jembatan jenis rangka baja Callendar Hamilton dengan panjang total sekitar 260 meter terdiri dari 4 bentang sepanjang 55 meter dan 1 bentang sepanjang 40 meter yang berada di atas sungai Bengawan Solo. 


 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...