Perbankan Kebanjiran Dana Tax Amnesty

Muchdi
Muchdi

Perbankan Kebanjiran Dana Tax Amnesty

WinNetNews.com - Dana segar diprediksi membanjiri industri keuangan tanah air berkat diberlakukannya undang-undang Tax Amnesty alias pengampunan pajak.

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Perbankan, Nelson Tampubolon mengatakan, banjirnya dana ini memberi peluang tersendiri bagi industri perbankan sebagai salah satu industri yang bersentuhan langsung dengan dana-dana tersebut.

"Uang ini (hasil tax amnesty) akan jadi semacam air bah (melimpah). Artinya, antisipasi besarnya sudah terbayang. Jadi bank nggak perlu berebut promosi segala macam. Tinggal mereka (perbankan) kembangkan produk-produk yang sesuai kebutuhan pemilik dana," kata dia ditemui di Lombok, seperti di kutip dari situs  detikFinance, Selasa (26/7/2016).

Bank, kata Nelson, bahkan bisa mengembangkan produk-produk penyaluran pembiayaan berupa kredit ke sektor berisiko yang selama ini jarang disentuh. Sebut saja kredit pembangunan infrastruktur yang saat ini seringkali dihindari perbankan Indonesia lantaran jangka waktu pinjaman yang bersifat jangka panjang.

Dengan dana yang terbatas, penyaluran kredit di sektor ini tentu memberi risiko yang besar karena bank akan kehabisan likuiditas lantaran dananya terkonsentrasi di satu sektor saja dalam jangka waktu panjang. Bank khawatir, kredit lain yang sifatnya jangka pendek akan terganggu bila mereka masuk ke sektor ini.

Berbeda bila dana yang dimiliki cukup besar. Tentu pembiayaan infrastruktur akan lebih mudah dilakukan tanpa perlu khawatir mengganggu penyaluran kredit ke sektor lain.

"Bisa jadi juga pemilik dana juga sudah terbiasa dengan risiko tinggi ketika dananya ditempatkan di luar negeri. OJK juga akan mendukung perbankan yang mau mengembangkan produknya. Jadi perizinan produk dari kita (OJK) nggak ada masalah," tandasnya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});