Perburuan Pelaku Hacker Ransomware Wanna Decryptor Masih Terus Dilakukan
Foto: Independent

Perburuan Pelaku Hacker Ransomware Wanna Decryptor Masih Terus Dilakukan

Selasa, 16 Mei 2017 | 10:47 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Upaya internasional sedang dilakukan untuk melacak penjahat di balik serangan cyber global yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mendatangkan malapetaka di seluruh NHS. Amerika Serikat dan Rusia termasuk di antara sejumlah negara yang terkena dampak virus tersebut, yang juga menghantam pabrik Nissan di Inggris.

Penyidik ​​sekarang bekerja tanpa henti untuk memburu orang-orang yang menjadi pelaku atas ransomware Wanna Decryptor, yang juga dikenal sebagai WannaCry.

Sementara otoritas kesehatan berlomba mengunggah perangkat lunak keamanan di tengah kekhawatiran hacker yang bisa memanfaatkan kerentanan yang sama dengan virus baru.

Ada seruan untuk penyelidikan mengenai situasi seputar kejadian utama hari Jumat, dengan kepala Pemerintah dan NHS menghadapi pertanyaan mengenai kesiapan dan ketahanan sistem vital mereka.

Europol mengatakan bahwa spesialis cybercrime-nya akan mendukung negara-negara yang terkena dampak sebagai "penyelidikan internasional yang kompleks" untuk mengidentifikasi penyebabnya dimulai.

Oliver Gower, dari Badan Kejahatan Nasional Inggris, mengatakan: "Penjahat cyber mungkin percaya bahwa mereka anonim, tapi kami akan menggunakan semua alat yang ada untuk membawa mereka ke pengadilan."

Juru bicara cyber Inggris dipuji sebagai "pahlawan kebetulan" setelah dia mendaftarkan nama domain yang secara tak terduga menghentikan penyebaran virus tersebut, yang memanfaatkan kerentanan pada perangkat lunak Microsoft Windows.

Pakar anonim, yang dikenal hanya sebagai MalwareTech, mencegah lebih dari 100.000 komputer di seluruh dunia agar tidak terinfeksi.

Titik terang dalam pertahanan NHS menyebabkan kritik terhadap bos Pemerintah dan NHS, dengan Demokrat Liberal yang menuntut penyelidikan terjadi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...