Pergantian Formasi Musim Ini, Jadi Kunci Juventus Capai Final
Foto: bbci.co.uk

Pergantian Formasi Musim Ini, Jadi Kunci Juventus Capai Final

Rabu, 10 Mei 2017 | 09:25 | Gunawan Wibisono

WinNetNews.com - Juventus menunjukan diri mereka sekarang merupakan tim yang matang. Bianconeri juga merasa lebih "Eropa" berkat pergantian formasi pada musim ini.

Juventus baru saja memastikan diri lolos ke final Liga Champions. Tim besutan Massimiliano Allegri itu lolos setelah menyisihkan AS Monaco di semifinal dengan agregat 4-1.

Di leg kedua semifinal, Rabu (10/5/2017) dinihari WIB, Juve menang 2-1 berkat gol-gol Mario Mandzukic dan Dani Alves. Sementara Monaco cuma bisa membalas sekali melalui Kylian Mbappe.

Lolos ke final Liga Champions membuat Juve menjaga peluang meraih treble pada musim ini. Di dua kompetisi lain, mereka selangkah lagi akan menjuarai Serie A dan menembus final Coppa Italia.

"Ini adalah hasil yang sangat bagus dan yang harus dilakukan oleh sebuah klub besar, yaitu mengejar tiga trofi. Kami sudah banyak berkembang dalam dua tahun terakhir dan saya pikir Juventus sekarang adalah kepastian, bukan sebuah kejutan," ujar bek Juventus, Leonardo Bonucci, kepada Mediaset Premium.

Final Liga Champions musim ini akan menjadi final kedua Juventus dalam tiga musim terakhir. Mereka sebelumnya juga lolos ke partai puncak pada tahun 2015, tapi akhirnya kalah dari Barcelona.

Dua tahun silam, Juventus masih punya Andrea Pirlo, Arturo Vidal, Paul Pogba, dan Claudio Marchisio di lini tengah. Kini yang tersisa tinggal Marchisio, tapi Juve ternyata tetap tangguh dengan hadirnya Sami Khedira dan Miralem Pjanic.

"Sekarang ini adalah sebuah tim yang matang, sadar akan kemampuannya. Di Berlin kami punya lini tengah yang luar biasa, tapi sekarang pastinya kami tidak lebih buruk," tutur Bonucci.

Sejak Allegri mengubah formasi menjadi 4-2-3-1, Juventus sangat sulit dikalahkan. Mereka solid di belakang, tapi juga tajam di lini depan.

Formasi tersebut akan kembali diandalkan Juventus pada laga final di Cardiff, 3 Juni mendatang, ketika mereka bertemu Real Madrid atau Atletico Madrid.

"Kami menyukai sistem baru, jadi kami harus pergi ke Cardiff dan menampilkan permainan terbaik dalam sejarah Juventus," ujar Bonucci.

"Perubahan sistem membuat kami merasa lebih Eropa, selama setiap pemain bekerja keras saat tak menguasai bola. Itu membuat kami merasa makin kompak. Kami solid di belakang dan nyaris selalu mencetak gol di depan," katanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...