Perilaku Nyamuk Aedes Aegepty Kini Lebih Berbahaya

Perilaku Nyamuk Aedes Aegepty Kini Lebih Berbahaya

Rabu, 23 Mar 2016 | 10:29 | Rusmanto
WinNetNews.com - Aktivitas dan perilaku nyamuk penyebar demam berdarah kini semakin perlu diwaspadai.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor Upik Kesumawati menyebutkan penyakit demam berdarah (DBD) kerap menyerang manusia setiap memasuki musim hujan.

Menurutnya, vektor DBD merupakan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes Albopictus .

Menurutnya, larva Aedes aegypti yang semula hanya menempati habitat domestik, terutama penampungan air bersih di dalam rumah, kini mampu berkembang di wadah air yang mengandung polutan.

Dia mengatakan perubahan perilaku mengisap darah juga terjadi pada Aedes Aegypti yang semula aktif di siang hari aktif di malam hari (noktural).

Nyamuk tersebut, kata dia, juga mudah terusik, mampu berpindah-pindah dari satu orang ke orang lain dan menjadi vektor yang efisien dalam meningkatkan risiko penularan DBD.

Menurutnya, sebagai hewan oikilotermik, kehidupan Aedes aegypti dipengaruhi oleh iklim.

 

Dia mengatakan jika suhu meningkat maka nyamuk dapat hidup lebih aktif dan menularkan virus DBD dengan lebih cepat.

Adapun, masa inkubasi ekstrinsik virus DBD dalam tubuh Aedes aegypti menjadi lebih pendek dan perkembangbiakan nyamuk lebih cepat.

“Gaya hidup manusia modern saat ini banyak menciptakan habitat bagi nyamuk Aedes. Hasil riset kami di delapan lokasi menunjukkan angka bebas jentik 17,8-88,5%. Artinya peluang terjadinya transmisi penyakit masih besar. Angka bebas jentik harus di atas 95%,” terangnya.

Riset yang dilakukan tahun 2014-2015 di Kota Bogor menunjukkan bahwa Aedes aegypti dari 35 kelurahan (35 galur) telah resisten terhadap tiga golongan insektisida yang umum digunakan.

Oleh karena itu pihaknya meminta Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk berhati-hati dalam menentukan insektisida yang akan digunakan untuk pengendalian vektor di daerah-daerah yang sudah toleran dan resisten.

disadur dari situs bisnis

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...