Perjalanan Ciputra Bangun Raksasa Bisnis Properti, Modal Rp10 Juta
Ciputra di kediamannya di Pondok Indah, Jakarta, Kamis (28/6/2018). (Foto: Bisnis/Felix Jody Kinarwan)

Perjalanan Ciputra Bangun Raksasa Bisnis Properti, Modal Rp10 Juta

Rabu, 27 Nov 2019 | 10:25 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Taipan properti Ciputra Group, Ir Ciputra meninggal dunia pada Rabu, 27 November 2019 pukul 1:05 waktu Singapura. Ciputra tutup usia pada usia 88 tahun di RS Gleneagles Hospital Singapore. Pemakaman akan dilangsungkan di Indonesia.

“Kami keluarga besar Ciputra Group mengucapkan turut berduka yang mendalam dan mendoakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi kedukaan ini,” kata corporate secretary Ciputra Group, Tulus Wibisono, seperti diwartakan Tirto (26/11/2019).

Ciputra merupakan salah satu pengusaha raksasa properti di Indonesia. Selain founder Ciputra Group, ia juga merupakan pendiri dari Jaya Group, Metropolitan Group, Pondok Indah Group, dan Jaya Ancol. Pria yang juga dikenal dengan sapaan Ci ini adalah salah satu pendiri asosiasi properti terbesar di Indonesia, Real Estate Indonesia (REI).

Perjalanan kisah hidup Ciputra hingga sukses membangun Ciputra Group, diabadikan dalam sebuah buku berjudul “The Passion of My Life” yang ditulis oleh Alberthiene Endah dan terbit pada tahun 2017.

Dikutip dari Tirto, Ciputra terlahir dengan nama Tjie Tjin Hoan pada 24 Agustus 1931 di Parigi, Sulawesi Tengah, dari pasangan Tjie Siem Poe dan Lie Eng Nio. Masa kecil Ciputra terbilang sukar, ayahnya berpulang pada saat ia masih 12 tahun, setelah sang ayah ditangkap polisi militer Jepang atau Kempeitai atas tuduhan sebagai mata-mata Belanda.

Berkat sang ibu, dia bisa mengenyam pendidikan di SMA Frater Don Bosco, Manado (lulus 1953) lalu kuliah arsitektur di ITB Bandung (lulus 1961). Belakangan, menurut Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong dan Salim Groep (2016:241), Tjie yang ayahnya berasal dari Fujian (Daratan Tiongkok) itu akhirnya pakai nama Ciputra di usia 25 tahun.

Bangun Gurita Bisnis Hanya dari Duit Rp 10 Juta

Ketika dia masih kuliah di Bandung. Dia termasuk keturunan Tionghoa yang kuliah di kampus tempat Presiden Sukarno pernah kuliah. Ilmu arsitek, membuatnya jadi orang terkemuka di dunia real estate.

Ciputra sudah berani membuka biro konsultan arsitek, meski masih menyandang status mahasiswa ITB Bandung . Lulus dari ITB (1961) hijrah ke Jakarta lalu merintis Pembangunan Jaya.

Bahkan menurut kabar dari Liputan6.com (27/11/2019), Ciputra berhasil mengembangkan usahanya dengan total aset PT Ciputra Development mencapai puluhan triliun rupiah, dengan memanfaatkan modal awal sebesar Rp 10 juta.

Setelah Proyek Ancol sukses, Ciputra diajak Liem Sioe Liong membangun Metropolitan Group—yang membangun Pondok Indah dan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai—sambil terus memimpin di Jaya.

Belakangan, Ciputra juga membangun group bisnis Ciputra. Di komplek perumahan yang dibangunnya diberi patung kuda. Ciputra dikenal sebagai filantrop dan penggemar lukisan. [Tirto/Liputan6]

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...