Perkembangan eSports Memicu Pertumbuhan Warnet di Indonesia
ilustrasi

Perkembangan eSports Memicu Pertumbuhan Warnet di Indonesia

Jumat, 26 Jan 2018 | 14:40 | Rusmanto

WinNetNews.com - Perkembangan eSports yang cukup pesat di Indonesia membuat sebagian gamer berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Namun, untuk bisa menjadi gamer yang handal dibutuhkan sarana dan pra sarana yang menunjang.

Salah satu sarana yang menunjang gamer untuk berlatih adalah warnet (warung internet). Fenomena warnet memang bukan hal yang baru, bahkan sempat berhembus kabar bahwa bisnis warnet mulai lesu.

Namun, pada kenyataannya masih ada warnet yang tetap beroperasi. Malahan, warnet tersebut punya fasilitas yang mumpuni.

Salah satu warnet yang hadir dengan kualitas mumpuni adalah Hardcore iCafe yang terletak di kota Malang, Jawa Timur. Warnet ini baru saja mendapat sertifikasi dan menjadi bagian dari program NVIDIA GeForfe-Certified iCafe di kawasan Asia Pasifik.

"Munculnya program ini karena kami melihat bahwa ada sesuatu yang salah di Indonesia. Dengan eSports yang berkembang dari 2010, saat pertama ada turnamen eSports berhadiah USD 1 juta, sampai di 2016 tidak ada perkembangannya," ujar Christian Suryadi, NVIDIA iCafe Manager Malang, Jawa Timur, Jumat (26/1/2017).

Setelah melakukan penelitian, pihak NVIDIA akhirnya menemukan akar permasalahan, dimana terletak pada fasilitas yang kurang memadai untuk gamer bernaung. Christian pun menganalogikan hal ini dengan pemain sepak bola.

"Kalau pemain sepakbola, pertama.main ke lapangan RT atau RW, baru nanti kalau mau jago lagi bisa bermain di lapangan besar seperti GBK. Nah hal ini pun berlaku untuk warnet yang kondisinya saat ini banyak yang berantakan, spesifikasi tidak mumpuni, dan lain-lain," terangnya.

Dengan kondisi yang berantakan tadi, lanjut Christian, tidak bisa menjadi acuan sebagai pendidikan atau edukasi untuk anak. Karenanya, lahirlah program GeForfe-Certified iCafe ini.

Program ini menurut Christian dibuat sebagai standariasasi warnet, untuk mengubah kesan negatif menjadi positif. "Karena kalau kita sudah menunjukkan sisi positif, maka akan membantu untuk masuk ke edukasi, orangtua, pemerintahan. Sehingga nantinya mereka akan melirik usaha ini usaja yang positif," terangnya.

Untuk standarisasi iCafe-nya sendiri terbagi menjadi tiga klasifikasi, yakno Silver, Gold, dan Platinum. Harcore iCafe di Malang ini menjadi iCafe pertama di Indonesia yang memenuhi standar Platinum.

Tak cuma di Indonesia, program GeForfe-Certified iCafe juga berjalan di negara lainnya, seperti Malaysia, Taiwan, Thailand, Filipina, Korea Selatan, dan Vietnam. Saat ini sudah ada 250 iCafe di Asia Pasifik.

NVIDIA menargetkan ada 500 iCafe yang tersertifikasi di tahun 2018. Sementara untuk di Indonesia, Christian menargetkan ada 50 iCafe yang tersertifikasi.

Selain mempercantik warnetnya, program ini juga memberikan benefit berupa keikutsertaan dalam turnamen GeForce Esports Xtreme (GEXT). Turnamen ini nantinya mempertemukan jawara dari iCafe di berbagai negara. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...