Perlindungan Bagi Konsumen dan Perusahaan, Apakah Berbeda?

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Perlindungan Bagi Konsumen dan Perusahaan, Apakah Berbeda? Ilutrasi keamanan siber

Winnetnews.com - Saat ini masih terdapat perusahaan menggunakan solusi yang diperuntukkan untuk perlindungan level individu (home products), apakah ini berarti produk berbasis rumahan yang jauh lebih hemat dapat melindungi skala perusahaan lebih efektif pula? Simak pembahasan terbaru oleh Alexander Moiseev, Chief Business Officer Kaspersky mengenai perlindungan yang tepat bagi konsumen dan perusahaan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Banyak majalah kewirausahaan terkemuka dihiasi kisah tentang bagaimana orang memulai bisnis dan dengan cepat meraih kesuksesan, atau mengubah bisnis mereka yang berawal dari keisengan dan hobi menjadi sebuah perusahaan kecil. Dari menjadi koki biasa hingga mendirikan startup makanan atau dari bekerja di kantor sebagai pengembang perangkat lunak hingga mengembangkan layanan mereka sendiri, atau dari seorang ibu muda menjadi pemilik toko online, setiap orang dapat secara dramatis mengubah perjalanan karir mereka.

Transformasi dari kewirausahaan seseorang, kerap bermula dari sebuah hobi hingga menjadi sebuah bisnis nyata dan terjadi dalam waktu yang begitu cepat, sehingga terkadang para pemimpin bisnis baru ini bahkan tidak memiliki cukup waktu untuk menyadari betapa gentingnya status mereka saat ini. Kami memperhatikan situasi demikian saat berbicara dengan rekan-rekan dari pusat inovasi, yaitu departemen khusus Kaspersky tempat kami mencari startup inovatif baik internal maupun eksternal. Mereka merefleksikan diri sebagai seorang entrepreneur, namun belum sepenuhnya menjadi pengguna dengan kelengkapan layanan bisnis  (misalnya, pengiriman pesan, konferensi video, kolaborasi layanan dan penyimpanan cloud).

Garis antara dua hal ini (konsumen dan bisnis) memanglah sangat tipis. Namun, jika para pemimpin baru dalam bisnis ini mulai menyadari statusnya, mereka dapat membuat hidup mereka jauh lebih mudah, bahkan mampu menyelesaikan masalah bisnis secara lebih cepat dan efektif.

 

IKEA For Business

Berikut adalah sebuah contoh nyata tentang bagaimana hal ini dapat terjadi. Mari kita gunakan kisah Wendy dan Peter. Peter bekerja sebagai juru masak, dan di waktu luangnya, ia bereksperimen dengan makanan penutup sehat dan menjualnya melalui akun Instagram-nya. Wendy bekerja sebagai konsultan di sebuah perusahaan besar dan bermimpi untuk menggantikan rutinitas kantornya menjadi sesuatu yang lebih menarik. Begitu Peter dan Wendy tahu mereka dapat saling mengandalkan satu sama lain, mengapa tidak melangkah ke dunia luar biasa yang indah dalam menjalankan bisnis kecil mereka sendiri? Setelah memikirkannya, mereka memutuskan bahwa sumber daya dan keterampilan yang mereka miliki berpeluang untuk membuka sebuah kafe kecil dengan makanan penutup dan minuman sehat yang trendi di lingkungan kota yang sibuk. Sebuah bisnis baru telah mewujudkan imajinasi mereka. Dan mereka merasa seperti pelopor yang harus selalu bersemangat melakukan inovasi demi mencapai tujuan.

Apa Reaksi Kamu?