Permintaan Terakhir Setya Novanto Sebelum Pindah ke Lapas Sukamiskin
Foto:Istimewa

Permintaan Terakhir Setya Novanto Sebelum Pindah ke Lapas Sukamiskin

Jumat, 4 Mei 2018 | 08:40 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-   Setya Novanto, tersangka kasus korupsi e-KTP segera dieksekusi ke Lapas Sukamiskin di Bandung. Dikutip dari berbagai sumber yang ada,  sebelum dipindahkan  Setnov meminta KPK agar memberikan izin bagi istrinya, Deisti Astriani Tagor, untuk menemaninya saat proses eksekusinya.

"Kalau diizinkan, dampingi. Kalau boleh sebagai istri menunggu dalam penyerahan itu lebih baik, kalau istri selalu ingin dampingi saya terus," kata Setya Novanto.

Pemindahan Setya Novanto ke Lapas Sukamiskin akan berlangsung dalam waktu dekat karena tidak ada lagi upaya banding. Baik Setya Novanto dan KPK sudah menerima putusan dari majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. 

Setya Novanto juga mengaku tidak mempersiapkan apapun jelang pindah ke Lapas Sukamiskin. Ia hanya mengatakan akan berpamitan dengan orang-orang yang kini masih menjadi tahanan KPK sebelum ke tempat baru untuk menghabiskan masa hukuman.

Menurut juru bicara KPK, Langkah tersebut diambil setelah KPK maupun Setnov tak mengajukan banding atas vonis kasus korupsi proyek e-KTP. 

"Untuk Setya Novanto tentu kami rencanakan bisa dilakukan secepatnya ya, karena pihak kuasa hukum sudah tidak mengajukan banding, KPK pun menyatakan menerima putusan tersebut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.


Setya Novanto divonis 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan. Ia juga diminta membayar uang pengganti sebesar US$7,3 juta dikurangi Rp5 miliar yang telah diberikan kepada penyidik KPK. 

Selain itu, Setnov juga dihukum untuk tidak menduduki jabatan publik selama lima tahun terhitung sejak dirinya selesai menjalani masa hukuman pidana penjaranya.
 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...