Permintaan Tinggi Akibat Virus Corona, Amazon Buka Lowongan Kerja
Foto: Techcrunch

Permintaan Tinggi Akibat Virus Corona, Amazon Buka Lowongan Kerja

Rabu, 18 Mar 2020 | 09:40 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Perusahaan milik Jeffrey Preston Bezos, yakni Amazon bakal merekrut kurang lebih 100 ribu pekerja baru untuk ditempatkan di bagian gudang dan pengiriman barang di Amerika (Serikat (AS) demi memenuhi permintaan yang melonjak akibat pandemik virus corona.

Nantinya, para karyawan baru Amazon ini akan mendapat upah per jam dengan menambahkan USD2 hingga April 2020.

Diberitakan Detik.com dari The Verge, Selasa (17/3), sebelumnya pemerintah AS meminta warga agar tetap berada di rumah untuk mencegah perkembangan Covid-19. Dampaknya, masyarakat pun beralih menggunakan e-commerce untuk membeli kebutuhan bahan makanan dan perlengkapan rumah tangga.

Meski demikian, Amazon pun telah memberikan informasi kepada para pelanggannya bahwa pengiriman akan mengalami keterlambatan dan minimnya stok pada beberapa kebutuhan pokok rumah tangga yang banyak dicari. Ini akibat dari tingginya permintaan pasar belanja daring via Amazon.

"Kami melihat peningkatan permintaan yang signifikan, yang artinya meningkat juga kebutuhan tenaga kerja di mana hal ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk tahun ini," kata Senior Vice President of Worldwide Operations, Dave Clark.

Banyak lembaga kesehatan salah satunya Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO yang menyiarkan para manusia untuk tetap tinggal di dalam rumah dan menjauhi berbagai tempat kerumunan untuk melindungi diri dari virus corona.

Negara bagian AS, seperti New York dan Ohio pun telah menutup bisnis seperti bar, restoran, dan bioskop untuk memperlambat penyebaran virus corona. Dampak dari penutupan sejumlah tempat hiburan dan restoran ini tentu membuat ribuan karyawan menjadi pengangguran dan tak digaji selama beberapa minggu ke depan. Melihat hal ini, Amazon ingin merekrut mereka ini untuk dipekerjakan.

"Kami ingin orang-orang tahu bahwa kami menyambut mereka di tim kami sampai semuanya kembali normal sampai mereka kembali ke tempat pekerjaannya" tutupnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...