Permohonan Praperadilan Bupati Kudus Nonaktif M. Tamzil Ditolak PN Jaksel

Amalia Purnama Sari

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Permohonan Praperadilan Bupati Kudus Nonaktif M. Tamzil Ditolak PN Jaksel
Muhammad Tamzil (foto: Detik Mews)

Winnetnews.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan prapreadilan yang diajukan oleh Bupati Kudus Nonaktif Mihammad Tamzil kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (01/10). Sidang tersebut dipimpin oleh Hakim Tunggal Sudjarwanto, sedangkan pemohon adalah Tamzil yang didampingi kuasa hukumnya, Aristo Yanuariua Seda. Pihak KPK sebagai termohon diwakili oleh kuasa hukum Indra.

Hakim Sudjarwanto mengatakan jikan permohonan praperadilan Tamzil tidak beralasan. Menurutnya, KPK sudah melakukan penangkapan sesuai prosedur hukum. Proses pengeledahan yang dilakukan KPK pun didapat dari banyaknya laporan masyarakat.

KPK kemudian melakukan penyelidikan dan memutuskan adanya operasi tangkap tangan dengan meminta keterangan beberapa saksi. Penyadapan juga dilakukan sebelum penetapan Tamzil menjadi tersangka. Menurut Hakim bukti yang ditunjukkan oleh KPK juga sudah cukup.

Penggeledahan yang dilakukan oleh KPK juga sudah sesuai prosedur. KPK sudah mengantingi surat penggeledahan tanggal 27 Juli dan telah ada berita acara penggeledahan. Sidang praperadilan tersebut terdaftar dengan nomor 106/Pid.Pra/2019/PN.JKT.SEL.

Muhammad Tamzil ditangkap KPK karena dugaan korupsi terkait jual beli jabatan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...