Permusuhan Qatar dengan Empat Negara Ini Ternyata Sudah Lama

Fellyanda Suci Agiesta

Dipublikasikan 5 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Permusuhan Qatar dengan Empat Negara Ini Ternyata Sudah Lama
Foto: CNN

WinNetNews.com - Qatar telah lama berselisih dengan tetangganya atas dukungannya terhadap kelompok-kelompok Islam seperti Ikhwanul Muslimin dan hubungan dekatnya dengan Iran.

Ikhwanul Muslimin adalah kelompok politik Islam Sunni yang dilarang oleh Arab Saudi dan UEA karena menantang peraturan turun-temurun bangsa-bangsa.

Arab Saudi menganggap Ikhwanul Muslimin sebagai ancaman terhadap otoritas agamanya dan mengatakan bahwa pihaknya mengambil keputusan untuk memutuskan hubungan diplomatik, karena "pelukan berbagai kelompok teroris dan sektarian yang bertujuan untuk mendestabilisasi wilayah tersebut" termasuk Ikhwanul Muslimin, al-Qaeda, Islam Kelompok negara bagian dan kelompok yang didukung oleh Iran di provinsi timur tengah, kerajaan yang kuat, Qatif.

Kementerian Luar Negeri Mesir menuduh Qatar mengambil "pendekatan antagonis" terhadap Mesir dan mengatakan "semua upaya untuk menghentikannya mendukung kelompok teroris sudah gagal."

Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara teluk yang dipimpin oleh Arab Saudi jatuh dengan Qatar atas dukungannya terhadap Presiden Mesir-Mohammed Morsi, seorang anggota Ikhwan.

Pada bulan Maret 2014, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain memanggil kembali duta besar mereka dari Qatar mengenai keretakan tersebut. Delapan bulan kemudian, mereka mengembalikan duta besar mereka saat Qatar memaksa beberapa anggota Ikhwan untuk meninggalkan negara tersebut dan menenangkan orang lain.

Namun, krisis 2014 tidak melihat adanya blokade darat dan laut seperti yang terancam sekarang.

Sejak saat itu, Qatar berulang kali dan membantah keras mendanai kelompok ekstremis. Namun, ia tetap menjadi pelindung keuangan utama Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan telah menjadi rumah pejabat Hamas yang diasingkan Khaled Mashaal sejak tahun 2012.

Pejabat Barat juga menuduh Qatar mengizinkan atau bahkan mendorong dana ekstremis Sunni seperti cabang al-Qaeda di Suriah, yang dulu dikenal sebagai Front Nusra.

Qatar juga mempertahankan hubungan dengan Iran karena memiliki lapangan gas lepas pantai yang besar dengan Republik Islam.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...