Persekongkolan Pembeli dan Penjual Ubah Label Gaming, Jadi 'Gapai Ranking'

Nurul Faradila
Nurul Faradila

Persekongkolan Pembeli dan Penjual Ubah Label Gaming, Jadi 'Gapai Ranking' Sumber: Twitter

Winnetnews.com - Memiliki laptop saat bersekolah bisa membantu penggunanya untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah. Namun, selain dapat memudahkan proses pengerjaan tugas, laptop juga bisa digunakan untuk bermain game.

Biasanya para gamer akan memilih laptop gaming dengan spesifikasi yang tinggi. Baru-baru ini terdapat sebuah thread Twitter yang menjadi viral, setelah ia mengunggah beberapa foto yang memperlihatkan seorang pembeli yang bersekongkol dengan penjual.

Akun Twitter @juriglagu membagikan tangkapan layar yang berisi percakapan antara seorang anak dan penjual laptop.

Anak yang berniat membeli laptop gaming berusaha membujuk sang penjual untuk mengubah nama dagangannya, agar ia diberikan izin oleh ibunya untuk membeli laptop tersebut.

Diketahui, laptop yang menjadi incarannya ini adalah laptop gaming Asus ROG GL552VX bekas.

Anak ini pun meminta sang penjual untuk menghilangkan kata ‘gaming’ dari penjelasan produknya. Penjual pun menuruti permintaan anak itu dan menuliskan, “Laptop khusus pelajar, gak bisa buat nge game, buat orang tua, ini cocok banget bagi anaknya biar rajin sekolah.”

Merasa tak puas, anak ini pun meminta penjual untuk mengedit judulnya. Namun, karena judul pada e-commerce tersebut tidak bisa diubah, maka penjual pun menambahkan beberapa kalimat di bagian keterangan produk.

Kalimat yang ditulis oleh penjual ini berhasil mengocok perut pembaca.

“Kata Gaming dijudul hanyalah ungkapan dari ‘GApai rangkINg’ agar anak anak anda bisa rangking di kelas,” tulis penjual.

Setelah melalui proses yang panjang, laptop itu pun terjual dengan harga Rp. 8.8 juta. Namun, penjual memberitahu kalau yang membeli laptop tersebut bukanlah anak yang tadi. Penjual pun sempat berkelakar kalau anak itu sudah dikutuk menjadi batu.

“Karena banyak yang tanya, yang beli bukan yang tadi. Yang tadi dikutuk jadi batu,” tulis penjual tersebut pada Insta Story di akun online shop miliknya.

.

Unggahan yang dibagikan pada Selasa (10/9) ini, sudah diretweet lebih dari 23.3 ribu pengguna Twitter dan mendapat 616 balasan yang memenuhi kolom komentar.

"Emaknya diam2 menyelinap tengah malam, buat main zuma," tulis akun Bananana.

"Positive thinking : anak itu gedenya bakal sukses keknya. Punya skill persuasive dan negosiasinya canggih," komentar akun Annisa Rahma.

"Persekongkolan yang apik," balas akun Fikri.

Apa Reaksi Kamu?