Pertanian di Wilayah Transmigrasi Bakal Dikembangkan Mendes dan Mentan

Pertanian di Wilayah Transmigrasi Bakal Dikembangkan Mendes dan Mentan

Selasa, 11 Okt 2016 | 18:10 | Rike

WinNetNews.com - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Pertanian melakukan kerjasama guna membangun ekonomi perbatasan lewat sektor pertanian. Kerjasama ini pun direalisasikan bagi kawasan transmigrasi.

Menurut Mendes PDTT, Eko Sandjojo sewaktu hadir dalam Rakor pangan kabupaten/kota perbatasan 2016 di Auditorium Kementan Jakarta, Jumat (16/9), sektor pertanian di Indonesia sangat tepat untuk dikembangkan sebab berada di kawasan lahan tropis.

"Kita beruntung bahwa Indonesia berada di lahan tropis, artinya kita bisa tanam sepanjang tahun. Kita sudah bicara dengan Mentan, maka kita jadikan desa fokus pada produk tertentu," terangnya.

Mendes Eko pun meminta peran aktif para bupati di wilayah perbatasan guna menentukan produk unggulan untuk dikembangkan. Karena, bupati dan walikota merupakan orang yang memahami keadaan dan potensi daerahnya itu sendiri.

"Untuk daerah yang belum fokus pada satu produk, bupati memiliki peran untuk menentukan produk unggulan," ucapnya.

Menteri Eko menambahkan, Desa dan daerah perbatasan kalau dipersatukan, maka energinya menjadi besar. Apalagi anggaran bagi desa tak hanya dana desa, tapi ada ADD dan anggaran dari kementerian terkait lainnya. Menurut dia, hal yang perlu jadi fokus yaitu bagaimana kementerian-kementerian terkait dapat berintegerasi.

"Dulu soal impor jagung Mentan membuat terobosan stop impor, tapi di awal memang sempat demam. Sekarang terbukti harga jagung bisa stabil, petani terdorong untuk menanam jagung sehingga kita mampu mengurangi impor," ungkapnya.

Senada dengannya Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menyampaikan, target wilayah perbatasan negara yaitu membangun lumbung pangan organik. Menurut Mentan Amran, tanaman organik mempunyai potensi besar supaya bisa di ekspor di perbatasan.

“Semua transmigrasi di perbatasan kami akan bersinergi, Menteri Desa silahkan tunjuk di mana lahanya, kemudian akan kita berdayakan melalui pertanian. Kita bangun lumbung pangan organik, kemudian mungkin bisa kita sediakan sarana pasca panen di sana,” tandasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...