Pertanyaan dan Pernyataan Jokowi Ini Dikritik Dua Politisi

Daniel
Daniel

Pertanyaan dan Pernyataan Jokowi Ini Dikritik Dua Politisi Foto: Kompas/Garry Lotulung

WinNetNews.com – Debat Pilpres perdana telah dilaksanakan Kamis malam di Hotel Bidakara pada pukul 20.00 WIB. Baik pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sama-sama dengan lancar memaparkan ide dan gagasan mereka.

Namun penampilan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, pada debat tersebut menuai kritik. Pertama kritik datang dari Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya pertanyaan Jokowi seputar Partai Gerindra sebenarnya tidak perlu dilontarkan.

Hal tersebut menurut AHY bukanlah pertanyaan yang tepat untuk ditanyakan pada forum debat pilpres. Sebab substansi dari debat pilpres menurutnya harus fokus pada pembahasan mengenai bagaimana ide dan gagasan bisa memajukan negara.

“Saya berharap tentunya bisa lebih fokus terhadap substansi. Kalau tadi ada beberapa pertanyaan kok ditanyakan tentang partai. Padahal ini capres, calon kepala negara, calon kepala pemerintahan, seharusnya pertanyaan dan tanggapan difokuskan pada hal terkait negara dan pemerintahan,” ujar AHY dikutip dari Detik.com, Jumat (18/1/2019).

Kritik kedua datang dari Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais. Menurunya Joko Widodo melakukan blunder saat menyatakan dirinya tidak mengeluarkan dana di Pilgub DKI 2012

Amien menyebut sebenarnya Jokowi dibiayai oleh pengusaha pada Pilgub DKI 2012. Menurutnya pada saat itu pasangan kampanye Jokowi, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang mengatakan bahwa para pengusaha yang membiayai.

“Yang kedua yang saya lihat blunder Pak Jokowi itu mengatakan ‘ waktu pilkada saya tanpa biaya’ itu. Yang kita tahu, kata Ahok, yang membiayai pengusaha-pengusaha,” terang Amien.

Apa Reaksi Kamu?