Pertemuan Bilateral Jokowi dengan Presiden Rusia

Pertemuan Bilateral Jokowi dengan Presiden Rusia

WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mengunjungi Rusia pada 18 Mei menurut Kementerian Luar Negeri.

"Pada 18 Mei, setelah berkunjung ke Seoul Korsel, Presiden akan terbang ke Sochi Rusia dan akan langsung bertemu bilateral dengan Presiden Putin," kata Direktur Kawasan Eropa Tengah dan Timur Kementerian Luar Negeri Witjaksono Adji di Jakarta, Kamis.

"Ini merupakan kunjungan pertama Presiden Jokowi ke Rusia yang merupakan mitra penting bagi Indonesia," katanya serta menambahkan Presiden Indonesia terakhir mengunjungi Rusia pada 2006.

Dalam pertemuan bilateral itu, ia mengatakan, Presiden Jokowi dan Presiden Putin akan membahas berbagai isu bilateral, regional maupun global.

"Untuk bilateral, hal-hal yang akan dibahas berkisar pada masalah ekonomi, salah satunya upaya perluasan akses pasar bagi produk-produk unggulan Indonesia," ujar dia.

Selain itu, menurut dia, kedua pihak akan membahas peningkatan investasi Rusia di Indonesia, khususnya di bidang infrastruktur dan energi.

 

Kedua Presiden juga akan membahas kerja sama pertahanan dan keamanan antara kedua negara.

"Hasil yang akan dicapai adalah kerja sama perjanjian di bidang pertahanan, dan ada komunike bersama untuk penanganan IUU Fishing (penangkapan ikan secara ilegal) dan MoU (nota kesepahaman) di bidang Kearsipan," ujar Witjaksono.

Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Rusia juga untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 20 tahun Kerja Sama ASEAN-Rusia yang akan berlangsung di Sochi pada 19-20 Mei 2016.

ASEAN dan Rusia memulai hubungan dialog informal pada 1991 dan meningkatkannya menjadi hubungan formal kerja sama kemitraan ASEAN-Rusia pada 1996.

Kerja sama kemitraan ASEAN-Rusia terus diperkuat salah satunya dengan pelaksanaan KTT pertama ASEAN-Rusia pada 2005 di Kuala Lumpur, Malaysia, yang menghasilkan Dekalarasi Bersama Kepala Negara/Pemerintahan ASEAN dan Kepala Negara Federasi Rusia tentang Kemitraan Progresif dan Komprehensif.

Sumber: Antara