Perundungan Terhadap Kakek Viral, Pelaku Terekam Kamera

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Perundungan Terhadap Kakek Viral, Pelaku Terekam Kamera Viral video sejumlah pemuda melakukan bullying ke seorang kakek tunawisma di Pringsewu, Lampung. (Foto: Kompas.com/Dok. Instagram @makassar_iinfo)

Winnetnews.com - Sejumlah pemuda di Dusun Erih, Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu, Lampung melakukan aksi perundungan terhadap Hamdan (60). Diketahui, kakek tersebut tunawisma dan menjadi viral di media sosial setelah aksi bullying para pemuda tanggung ini sejak sepekan lalu.

Melansir Kompas.com, lantaran dinilai tidak beretika, video viral tersebut menuai kecaman warganet. Kapolsek Pardasuka, AKP Martono membenarkan kejadian perundungan yang membuat heboh warganet itu terjadi di wilayah hukumnya. Kejadian itu terjadi di Pos Ronda Dusun Erih, Pekon Rantau Tijang, Kecamatan Pardasuka, Pringsewu. 

Polsek Pardasuka saat ini masih mencari para pelaku perundungan terhadap kakek tunawisma tersebut. Untuk itu, Polsek Pardasuka sudah berkoordinasi dan mengumpulkan informasi dengan camat dan koramil Pringsewu setempat. 

Menurut Martono, kakek yang menjadi korban perisakan itu bernama Hamdan. Dia berumur sekitar 60 tahun dan merupakan tunawisma.

“Korban bukan warga asli dusun itu, tapi perantau. Dia masih bujangan dan tidak memiliki tempat tinggal. Dia memang biasanya tidur di pos ronda itu,” kata Martono saat dihubungi, Senin (12/8/2019). 

Saat ini, Hamdan sudah dipertemukan dengan keluarganya namun masih dititipkan di asrama Polsek Pardasuka sambil menunggu perkembangan kejadian tersebut.

“Setelah viral video itu, kami langsung identifikasi lokasi dan mencari keluarga korban. Keluarganya ternyata masih ada di Pekon Rantau Tijang,” kata dia. 

Dalam video viral berdurasi 17 detik tersebut, terlihat seorang kakek diganggu oleh sejumlah pemuda. Kakek yang diketahui bernama Hamdan terlihat diikat menggunakan sarung oleh seorang pemuda bepakaian lengan panjang warna biru. 

Dengan tubuh terikat, Hamdan juga terlihat didorong-dorong. Kakek itu terlihat meminta ampun. Sementara, dua pemuda rekan pemuda berbaju biru terdengar tertawa melihat kakek itu dibully. Mereka juga sambil terus merekam tingkah temannya yang berbaju biru. 

Apa Reaksi Kamu?