Perusahaan di Ujung Tanduk Tapi Masih Bertahan? Lakukan Ini Winners

Nadia Chevina
Sabtu, 04 Juni 2016 08:55 WIB
Oleh Nadia Chevina pada Sabtu, 04 Juni 2016 08:55 WIB
Image Perusahaan di Ujung Tanduk Tapi Masih Bertahan? Lakukan Ini Winners

WinNetNews.com - Bertahan di perusahaan yang di ujung tanduk sangatlah tidak mudah. Disamping belum menemukan yang lebih baik, faktor kebutuhan yang utama. Karier tak akan berkembang, secara finansial pendapatan pun akan menurun karena ada pemotongan gaji untuk perusahaan. Jika perusahaan tempat kamu bekerja sedang mengalami ini, berikut tips yang bisa diterapkan untuk bertahan. Let's check it out.

Tekuni hobi

Menjalankan hobi bisa menjadi alternatif pemasukan bagi kamu apabila ingin menambah pemasukan di kala perusahaan sedang memotong bonus kamu. Misalnya, membuat kue kering dengan produksi kue kering yang banyak untuk diperjualbelikan.

Cari pekerjaan lepas

Karena asas kekeluargaan, mungkin Anda tak tega meninggalkan perusahaan karena masih membutuhkan tenaga untuk membantu, sementara kebutuhan Anda juga harus dipenuhi. Bila begini, cari berbagai freelance untuk menyambung hidup. Misalnya menjadi content writer lepas di tempat lain untuk sementara waktu.

Evaluasi keinginan

Ada banyak cara untuk mengetahui apakah yang Anda kerjakan baik atau tidak untuk dilanjutkan, salah satunya dengan berkonsultasi dengan pakar untuk mengevaluasi prioritas Anda. Perusahaan memang di ambang kebangkrutan, jika selalu mengeluh, Anda berada di pekerjaan yang salah dan lebih baik mencari pekerjaan yang lain. 

Profil R.A. Kartini, Sang Pejuang Emansipasi Wanita
Ketum PPP Minta Agar Fadli Zon Tidak Sok Tahu

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.